Polisi Mulai Mengendus Dua Pelaku Perampokan Supir Taksi Puskopau

Redaksi Redaksi
PKL.KERINCI(riaueditor)- Aksi Perampokan disertai penganiayaan percobaan pembunuhan supir taksi Puskopau,  Suharianto (40 ) alias Gandung, warga Jalan Inpres gang Pandawa Marpoyan Damai, Pekanbaru, yang ditemukan kritis di pinggir Jalan Koridor RAPP Kecamatan Langgam beberapa waktu lalu, kini pelakunya mulai terhendus polisi.

Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Johan Rifai SH didampingi Kanit Reskrim, Ipda Syahrul SHkepada wartawan, Ahad (20/1) kemarin mengaku pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terhadap pelaku perampokan supir taksi tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan dilapangan, dua orang penumpang taksi di indikasi pelaku sedang kita lacak keberadaannya. Mudah-mudahan setelah korban dapat memberikan keterangan identitas pelaku dapat diketahui secara pasti," ujar Syahrul.
Namun, ungkap Syahrul, dua penumpang pelaku belum diketahui identitasnya. Sebab korban belum dapat dimintai keterangan sebagai saksi kunci. Dari keterangan pihak dokter rumah sakit Santa Maria, tempat korban di rawat, kondisinya sudah mulai membaik dan saat ini telah diperbolehkan untuk pulang. Dengan demikian, pengungkapankasus ini tinggal menunggu proses penyembuhan korban setelah di rawat beberapa hari lalu.

"Kita menunggu kesiapan korban untuk memberikan keterangan, kalau memang kondisi sudah benar-benar sudah baik, baru kita datang untuk meminta keterangan. Karena satu-satunya yang mengetahui pelaku adalah korban sendiri. Jadi kita berharap korban segera sembuh dan dapat memberikan penjelasan ciri-ciri pelaku tersebut," ungkapnya.

Sementara itu, jelas Kanit Reskrim, dari hasil koordinasi dengan pihak bandara dalam pengecekan CCTV tidak terlihat jelas korban menaikan penumpang, sebelum kejadian. Maka diperkirakan dua pelaku menaiki taksi korban di luar terminal Bandar Udara SSK II Pekanbaru. Di tengah perjalanan, korban dirampok.

Pelaku mengira korban sudah tewas, kemudian di buang ke daerah Jalan koridor RAPP dalam kritis di pinggir jalan. Korban sempat melapor melalui handphone, Rabu (9/1) dinihari. Taksi korban kemudian di larikan pelaku hingga ke daerah Kempas Kabupaten Inhil.

"Taksi korban telah kita jemput dari Kempas dan kini masih diamankan di Polsek Pangkalan Kerinci, ditemukan bercak darah dibagian kursi depan. Dalam upaya pengejaran pelaku, telah dilakukan koordinasi dengan Polsek Kempas bersama jajaran Polres Pelalawan," tutup Syahrul yang mengaku membentuk tim gabungan Polsek Pangkalan Kerinci dan Polres dalam melakukan pengungkapan kasus tersebut.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini