Polda Riau Kerahkan 2950 Personil di 69 Posko Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Redaksi Redaksi
Polda Riau Kerahkan 2950 Personil di 69 Posko Pengamanan Natal dan Tahun Baru
ist.
Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang SH,MH

PEKANBARU, riaueditor.com - Dalam rangka giat Operasi Lilin 2017 dalam rangka pengamanan Hari Natal dan Tahun Baru 2018, Kepolisian Daerah Riau mengerahkan secara khusus sebanyak 2950 personel dan dibantu aparat yang bertugas rutin lainnya.

"Yang dipertanggungjawabkan untuk operasi 2950 personel, termasuk tim satuan tugas pangan juga diturunkan melakukan cek ke pasar," kata Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang SH,MH di Pekanbaru, Selasa (19/12/2017).

Dirincikannya, bahwa 2950 personel itu, merupakan yang khusus ditugaskan dengan pembiayaan kegiatan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Sedangkan hampir dua per tiga personel kepolisian seluruh Riau lainnya ikut membantu dalam hal melaksanakan kegiatan rutin.

Dalam operasi lilin kali ini, pihaknya menyediakan 40 pos pengamanan dan 29 pos pelayanan pada kegiatan yang akan mulai, Sabtu (23/12) mendatang. Namun pada Jumat (22/12/17) sore sudah dilakukan gelar pasukan dan mengatur pospam dan posyan.

"Ini supaya kegiatan natal dan tahun baru bisa terlaksana tanpa gangguan dari manapun. Jadi masyarakat masyarakat bisa pergi ke puaat oerbelanjaan dengan aman dan nyaman, termasuk yang bepergian di jalan puskesmas juga sudah disiagakan," ungkapnya.

Sedangkan untuk kondisi Jalan, Nandang mengklaim saat ini dalam kondisi baik terutama Jalan Lintas Sumatera dari Kabupaten Rokan Hilir ke Pekanbaru. Termasuk jalan dari Pekanbaru ke Sumatera Barat yang banyak digunakan masyarakat perantau daerah tersebut maupun berlibur.

"Dari dinas pekerjaan umum juga kalau longsor dan jalan rusak sudah siap alatnya," tambahnya.

Selain aspek pengamanan, pihaknya juga melakukan patroli ketersediaan sembilan bahan pokok melalui satgas pangan. "Jangan sampai ada penimbunan sehingga terjadi kelangkaan ataupun harga yang naik di atas Harga Eceran Tertinggi," katanya.

Antisipasi radikalisme dan terorisme menurut kapolda juga tetap dipantau melalui tim detasemen khusus anti teror yang juga khusus memantau Riau.

Tim Densus, katanya bahkan sudah melakukan penangkapan terhadap oknum yang sudah berencana  melakukan tindakannya. "Makanya sudah dilakukan penangkapan dulu, jangan sudah terjadi baru ditangkap," imbuhnya. (ars)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini