Pelaku Curat di 9 TKP, Ditangkap Edarkan Narkoba

Redaksi Redaksi
Pelaku Curat di 9 TKP, Ditangkap Edarkan Narkoba
riaueditor
Waka Polresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi P Sik saat ekspos pelaku curat 9 TKP terhadap tersangka Wan Ahmad

PEKANBARU, riaueditor.com - Wan Ahmad alias Boyong (39), warga Jalan Karya Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, pelaku pencurian dengan pemberatan di 9 TKP yang ada di wilayah Kota Pekanbaru ditangkap petugas Polsek Payung Sekaki, karena kedapatan mengedarkan narkoba jenis sabu.


Residivis kasus pencurian dengan pemberatan tersebut ditangkap di Jalan Pemudi Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru pada Senin (07/5/2018) sekitar pukul 15.30 WIB tanpa ada perlawanan.


Waka Polresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK, menerangkan adanya penangkapan pengedar narkoba yang juga pelaku curat bernama Wan Ahmad alias Boyong itu.


Hal itu diketahui dari hasil penyelidikan yang dilakukan tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Payung Sekaki usai menerima Laporan Polisi tentang Curat.


"Penangkapan terhadap pelaku berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim Opsnal Payung Sekaki yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Bahari Abdi," terang Edy, Senin (14/5/2018)


Tim berhasil menangkap tersangka berikut barang bukti, berupa 1 buah kotak rokok merk Chief berisikan 7 paket plastik klip ukuran kecil berisikan sabu dan 1 lembar plastik klip kosong, 1 unit Samsung Galaxy Tab, 1 unit Android merk Asus Zenfone 2 Laser Z00RD.


Selain itu, turut diamankan 1 unit Android merk Samsung Galaxy Grand Prime, 1 unit HP merk iCherry model C232, 1 unit Hpmerk StrawBerry model ST3520, 1 unit Hp merk Nokia model 202 Type RM 834, 1 unit DVD merk Santika 3308N, 1 unit jam tangan merk Alfa, 1 lembar kartu debit ATM BCA dan 1 unit sepeda motor merk Yamaha Mio GT warna putih hitam Nopol M 4380 NY yang digunakan pelaku saat beraksi serta berbagai macam aksesoris wanita.


"Selain Pasal 363 tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (1) Sub Pasal 112 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling lama lima belas tahun," kata mantan Kapolres Kampar ini. (ds)



Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini