Maling Santroni Rumah Dokter, Kerugian Ratusan Juta

Redaksi Redaksi
Maling Santroni Rumah Dokter, Kerugian Ratusan Juta
ilustrasi
Maling Santroni Rumah Dokter, Kerugian Ratusan Juta.
PEKANBARU, Riaueditor.com- Aksi kejahatan di siang hari, Sabtu (24/1) menimpa rumah milik Rosita (46), seorang Dokter warga Jalan Rindang Gang Wijaya Kesuma No 10 RT 04 RW 06 Kelurahan Tangkerang Labuai Kecamatan Bukit Raya. Akibat kejadian itu, korban menderita kerugian uang tunai Rp 13 juta, dan perhiasan emas, jam dan barang-barang berharga lainnya, yang ditotal mencapai ratusan juta rupiah.

Pelaku  diduga berjumlah lebih dari satu orang dan menggunakan kendaraan bermotor, kini masih dalam pengejaran  petugas. pelaku masuk ke dalam rumah korban  yang siang itu dalam keadaan sepi, dengan cara memanjat tembok belakang rumah lalu mencongkel dan menjebol paksa teralis jendela belakang rumah, kemudian masuk ke dalam ruang tengah dan kamar tidur utama, kemudian mengambil barang-barang berharga.

Informasi yang dirangkum Riaueditor di kepolisian, Minggu (25/1) menyebutkan, sekitar pukul 15.30 WIB, korban meninggalkan rumah dan kembali sekitar pukul 17.30 WIB. Sewaktu masuk ke dalam rumah, korban melihat seisi rumah telah berantakan dan teralis jendela belakang telah terbuka.

Curiga ada sesuatu yang tidak beres, korban lalu mengecek kamar tidur utama. Ternyata, 2 unit laptop merk Fujitsu dan Accer, 1 unit Hp Samsung Core, 1 PS 3 merek Sony, uang tunai Rp 13 juta, 2 jam tangan merek Mido dan Cistin Ardan, 1 kepingan emas seberat 10 gram dan 1 cincin emas seberat 5 gram serta 1 unit Handycam Sony telah raib digondol kawanan maling. Korban lalu menghubungi pihak kepolisian Polsek Bukit Raya.

Warga pun masuk ke dalam rumah Muslihun, yang ternyata mengetahui salah sau kamar tidur tempat menyimpan uang dan perhiasan emas, sudah acak-acakan. Belakangan diketahui, uang tunai Rp 100 juta yang disimpan di dalam kotak, dan  perhiasan emas seberat 200 gram,  sudah raib.

Atas kejadian itu, Kapolsek Bukit Raya Kompol Dalizon segera menerjunkan anak buahnya untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dibantu Tim Identifikasi Polresta Pekanbaru.

"Kami sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan korban Rosita dan beberapa warga. Kami berharap, kasus ini segera terungkap," ujar Dalizon.(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini