Kepulangan 13 Warga Meranti Korban Penyanderaan Disambut Bupati

Redaksi Redaksi
Kepulangan 13 Warga Meranti Korban Penyanderaan Disambut Bupati
Humas Meranti
Kepulangan 13 Warga Meranti Korban Penyanderaan Disambut Bupati
PEKANBARU, riaueditor.com - Setelah melalui perjuangan diplomatis panjang oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dibantu Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, akhirnya 13 orang warga Meranti korban penyanderaan bos judi di Kamboja berhasil dipulangkan, Kamis (28/5).

Sesampainya di Bandara SSK II Pekanbaru, 13 warga Meranti ini langsung disambut oleh Bupati Kabupaten Kepulanan Meranti, Irwan didampingi Kapolres Kabupaten Meranti, AKBP Pandra. Kedatangan 13 sandera yang kesemuanya masih berusia muda, menggunakan pesawat Air Asia bertolak dari Kuala Lumpur, Malaysia. Dan tiba dibandara SSK II Pekanbaru, Kamis sore pukul 16.50 WIB.

Turut hadir dalam penyambutan, Anggota DPRD Meranti Fauzy SE, Ayung (40) salah seorang perwakilan orang tua koban penyanderaan, dan Ketua PWI Riau, Dheni Kurnia dan awak media juga turut memfasilitasi pemulangan korban penyanderaan ke kampung halaman.

Setiba di Pekanbaru, ke 13 korban penyanderaan itu, dibawa menggunakan Bus Pemda Meranti dari SSK II untuk bersantap malam. Setelah itu diserahkan kepada perwakilan orang tua korban, dan pada Jumat (29/5), ketiga belas WNI itu menuju Selatpanjang.

Meskipun sudah berada di kampung sendiri, namun 13 warga yang tersandera akibat salah seorang temannya menggelapkan uang bandar judi Kamboja Rp2,3 miliar tersebut masih nampak trauma. Karena itu, mereka tak terlihat gembira.

Begitu tiba di ruang tunggu Bandara SSK II setelah terbang bersama Pesawat Air Asia dari Kuala Lumpur, mereka justru menghindari dari kerumunan publik. Mereka pun menghindari sorotan kamera sejumlah wartawan.  Karena masih trauma dengan peristiwa penyanderaan yang dialami beberapa pekan di Kamboja, para warga Meranti tersebut kemudian langsung meninggalkan Bandara SSK II. Pergi bersama keluarga dan aparat yang menjemputnya.

"Mereka masih trauma. Jadi mohon dimaklumi," ujar Bupati Irwan Nasir saat menyambut kedatangan mereka.

Bupati Irwan Nasir dalam kesempatan itu juga mengungkapkan rasa syukurnya karena 13 warganya sudah selama tiba di tanah air. Ia sangat berharap 10 lagi warga Meranti yang masih tertahan di Kamboja bisa secepatnya tuntas prosesnya dan bisa juga cepat pulang ke tanah air.

"Masih ada sepuluh lagi warga kami yang tertahan di Kamboja. Semoga prosesnya lancar dan mereka bisa juga cepat kembali ke Meranti," harapnya. (rls)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini