Kapolres, Kita Tetap lanjutkan Kasus Foto Porno Anggota DPRD Meranti Darwin Susandi

Redaksi Redaksi
Kapolres, Kita Tetap lanjutkan Kasus Foto Porno Anggota DPRD Meranti Darwin Susandi
foto: Ist
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Darwin Suwandi

PEKANBARU, riaueditor.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, tetap akan memproses kasus dugaan foto porno melalui pesan Blackberry Massager (BBM) yang dilakukan oleh anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Darwin Suwandi, ke rekan wanitanya sesama legislatif bernama Darsini.

Hal ini dikatakan oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Z Pandra Arsyad, kepada Riaueditor di Pekanbaru, Rabu (23/3/2016) usai upacara tradisi Farewell and Welcome Parade Kapolda Riau yang baru, Brigjen Pol Drs Supriyanto di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau, Jalan Pattimura.

"Kasusnya masih berjalan, kita juga telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejari Meranti. Saat ini kita masih menunggu petunjuk kejaksaan untuk kelengkapan bukti lainnya. Jadi tidak benar jika kasusnya dipeti eskan," sebut Pandra.

Ia menjelaskan, hingga kini polisi belum menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka terkait kasus foto porno tersebut. Penyelidikan, sejauh ini baru berusaha memverifikasi foto tak senonoh itu dengan melibatkan Tim Forensik Mabes Polri.

Kita juga telah menerima hasil uji digital Tim Forensik Mabes Polri terhadap telepon genggam milik DS (darwin Susandi). Perangkat elektronik itu diduga digunakan oleh terlapor DS untuk mengirimkan foto porno ke rekannya sesama anggota legeslatif.

"Selain uji digital Tim Forensik Mabes Polri, keterangan ahli pidana dan IT juga sudah dimintakan untuk memperkuat materi-materi penyelidikan. Saat ini kita tinggal menunggu petunjuk dari pihak kejaksaan saja," kata Pandra.

Diberitakan sebelumnya, kasus ini berawal saat suami DS mendengar bunyi pesan singkat Blackberry Massanger (BBM) isterinya pada Selasa 12 November 2014 lalu. 

Spontan, dia mengecek sebuah pesan, dan ternyata pengirimnya adalah DS yang merupakan anggota DPRD Kepulauan Meranti yang diusung Partai Amanat Nasional pada Pileg 9 April 2014 lalu.

Bak disambar petir, sang suami kaget melihat isi pesan BBM yang diterima BBM isterinya dari DS, ternyata sebuah foto porno laki-laki dengan posisi wajahnya tak terlihat tanpa mengenakan baju dan celana dibuka ke bawah sampai lutut.

Dalam gambar itu, juga terlihat tangan kanan yang dimasukkan ke celana dalam. Tak ayal, pesan BBM itu menjadi sumber pertengkaran antara pasangan suami istri tersebut.

Meski suaminya sudah marah, sang istri tetap membantah dan menyatakan tidak punya hubungan spesial, hanya sebatas sesama anggota DPRD Kepulauan Meranti. Tentu saja, pengiriman konten gambar porno kepada isterinya dari Darwin Suwandi membuat sang suami meradang.

Ia pun kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Kepulauan Meranti. Namun, apalah daya, setahun setengah laporan berjalan dan telah menyita perhatian publik‎ itu, namun kasus ini tetap saja tak jelas. (bot)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini