Dugaan Penipuan Penjualan Tiket Pesawat, Warga Pekanbaru Dirugikan Rp 15,8 Juta

Redaksi Redaksi
Dugaan Penipuan Penjualan Tiket Pesawat, Warga Pekanbaru Dirugikan Rp 15,8 Juta
ilustrasi

PEKANBARU, riaueditor.com - Hati-hati dalam memesan tiket pesawat promo murah via online, karena jika tidak kenal akrab dengan si penjualnya, pembeli akan menjadi korban penipuan. 

Seperti yang dialami seorang mahasiswi bernama Cici Novia Wulandari (22) warga Jalan Borneo Perum Griya Tika Utama Blok L, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya.

Cici memesan tiket pesawat via online melalui Ayu Andria (21), namun setelah uang diserahkan dan kode bocking didapat ternyata tiket pesawat tak ada. Merasa dirugikan, Cici lalu melaporkannya peristiwa yang dialaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Pekanbaru, Selasa (23/8/2016) sekitar pukul 15.30 WIB.

"Laporannya sudah diterima, korba juga sudah dimintai keterangannya, saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Arianto Sik, Kamis (24/8/2016).

Data yang dirangkum Riaueditor.com di kepolisian, peristiwa penipuan pembelian tiket pesawat yang dialami Cici terjadi pada 10 Mei 2016 siang, sekitar pukul 12.30 WIB lalu. Saat itu korban berencana memesan 16 tiket pesawat tujuan Padang-Sumatera via online melalui Ayu Adria dan menyerahkan uang Rp15.800.000, untuk pembayaran tiket tersebut.

Uang tersebut diserahkan Cici kepada Ayu di Kanto Samsat Selatan Kota Pekanbaru yang berlokaksi di Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Marpoyan Damai. Selanjutnya Ayu menyerahkan kode bocking tiket kepada Cici.

Namun setelah korban cek ditanggal keberangkatan, ternyata tiket tersebut tidak ada. Korban lalu menghubungi Ayu yang menjual tiket tersebut namun tidak ada respon. 

Berulang kali korban melakukan pengecekan tiketnya namun hasilnya nihil dan pelaku pun tak pernah meresponnya. Alhasil uang hilang tiket pun tidak dapat, Iskandar terpaksa kehilangan uang Rp15.800.000.

Atas dugaan kasus penipuan penjualan tiket via online tersebut, kepolisian menghimbau kepada masyarakat untuk lebih teliti dalam melakukan pembelian. 

Terlebih lagi tidak sedikit kasus penipuan yang terjadi lewat dunia internet. "Kedepannya masyarakat diminta untuk lebih hati-hati dalam melakukan transaksi jual beli via online, apalagi tiket pesawat yang belakangan ini banyak dijual melalui internet, cek terlebih dahulu keabsahan penjual tersebut," pungkas Bimo. (dzs)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini