Dipinjamkan, Mobil Malah Digelapkan Teman, Pemilik Lapor Polisi

Redaksi Redaksi
Dipinjamkan, Mobil Malah Digelapkan Teman, Pemilik Lapor Polisi
ilustrasi

PEKANBARU, riaueditor.com - Ditolong malah nipu, mungkin istilah tepat untuk menggambarkan apa yang dialami oleh Syamsul Huda (46) warga Jalan Teropong, Komplek Reciden, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan.

Berniat menolong, ia malah harus kehilangan satu unit mobil miliknya akibat digelapkan oleh Indra Syahputra alias Hendra (36) warga Jalan Perum Lily Garden RT 004 RW 006, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, yang tak lain merupakan temannya sendiri. Akibat kejadian itu, korban yang sudah mengalami kerugian Rp110 juta.

Awalnya, Sabtu (16/7/2016) siang, sekitar pukul 11.00 WIB, korban ditelepon oleh Hendra dengan maksud ingin meminjam mobil Nissan Grand Livina warna hitam Nopol BM 1127 CE milik korban beralasan untuk keperluan sesuatu.

Karena korban telah mengenal pelaku, ia pun mengiyakannya. Oleh korban, mobil lalu diantarkan ke Perum Bumi Sari Asri yang beralamatkan di Jalan Eboni III No 5 Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai dan diterima langsung oleh pelaku.

Saat itu, korban tak menanyakan kepada pelaku berapa lama ia menggunakan mobil tersebut. Usai meminjamkan mobil miliknya, korban pun kemudian berangka ke Bandung, Jawa Barat, untuk beberapa hari.

Pada Rabu (20/7/2016), korban kembali ke Pekanbaru dan langsung menelepon Hendra minta mobil Nissan Grand Livina warna hitam Nopol BM 1127 CE miliknya agar dikembalikan. Waktu itu pelaku menjawab, jika mobil korban masih ia gunakan.

Namun memasuki bulan Agustus pelaku tidak kunjung mengembalikan mobil milik korban, setiap ditelepon pelaku selalu menghindar dengan alasan yang berbelit-belit.

Tak kunjung mendapat kejelasan terkait mobilnya, Rabu (24/8/2016) siang, sekitar pukul 11.00 WIB, akhirnya korban pun melaporkan kejadian malang yang menimpanya ke pihak Polresta Pekanbaru, dengan harapan mobilnya bisa cepat kembali.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Arianto Sik, membenarkan bahwa pihaknya sudah menangani kasus tersebut. "Laporan pengaduan korban sudah kita terima dan saat ini kasusnya masih kita selidiki," jelasnya. (dzs)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini