Begal di Pekanbaru Takluk Ditangan Korbannya

Redaksi Redaksi
Begal di Pekanbaru Takluk Ditangan Korbannya
x3/riaueditor.com
Buyung (35) pelaku Begal di Pekanbaru menjalani pemeriksaan di Polresta Pekanbaru.
PEKANBARU, Riaueditor.com - Seorang begal bersenjata tajam di Kota Pekanbaru takluk dan babak belur ditangan massa serta korbannya, Sabtu (11/7) malam. Dalam melakukan aksinya, pelaku selalu mengintai muda-mudi yang sedang asyik berpacaran di kegelapan malam, lalu menodongkan sebilah pisau dan kemudian mengambil harta benda korban.

Kali ini malang bagi si-begal, seorang korbannya, Riza (19) warga Jalan Indah Perum Permata Ratu Kecamatan Bukit Raya, yang sebelumnya Rabu (08/7) malam, sekitar pukul 21.30 WIB pernah diperas dengan tuduhan telah berbuat mesum, menjebaknya dengan berpura-pura pacaran dan menangkapnya di semak-semak seputaran Jalan Amanah dan Parit Indah, Kecamatan Bukit Raya.

Pelaku, Dasril alias Buyung (35) warga Jalan Imam Munandar Gang Masjid Kecamatan Tenayan Raya ini, babak belur dihajar massa setelah ketangkap korbannya. Sedangkan Wawan, berhasil kabur menyelamatkan diri dari hajaran massa.

Beruntung, petugas Polsek Bukit Raya yang mendapat informasi tersebut langsung bergegas ke TKP dan mengamankan pelaku yang sedang dihakimi massa dan mengelandangnya ke Mapolsek Bukit Raya guna pengusutan lebih lanjut.

Bersama tersangka Buyung, polisi mengamankan barang bukti 3 unit handphone merk Mito Android, Samsung, Mito serta 1 unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna hitam biru tanpa nomor polisi.

"Pelaku ini telah beraksi di lima lokasi, dimana dua kali di Jalan Amanah, dan tiga lainnya disekitar Parit Indah. Modusnya dengan mengaku sebagai warga sekitar dan menuduh korban sudah berbuat mesum. Mereka beraksi menggunakan senjata tajam kemudian meminta kesetiap korbannya untuk menyerahkan barang berharga," ungkap Kapolsek Bukit Raya Kompol Khaidir Bochi melalui Panit Reskrim, Ipda M Bahari Abdi, Minggu (12/7).

Setelah mengamankan Buyung, sambung Abdi, petugas Polsek Bukit Raya lalu mengejar tersangka Wawan hingga kerumahnya, namun tak membuahkan. Karena diduga pelaku bersembunyi dan takut untuk kembali kerumahnya.

"Hasil penggeledahan, sejumlah barang bukti hasil membegal disita polisi dari rumah Buyung diantaranya 3 unit handphone yang diduga milik para korbannya," sebut Abdie.

Terpisah, Buyung kepada Riaueditor mengaku perbuatan itu dilakukannya sebagai tambahan beli susu anak, karena pekerjaannya sebagai buruh bangunan tak cukup untuk menghidupi keluargannya. "Saya melakukannya hanya untuk tambahan menghidupi biaya dapur, karena sebagai buruh tak mencukupi bang," ujarnya dengan wajah menunduk menyesali perbuatannya.

Menurutnya, dalam beraksi mereka terlebih dahulu mengintai korbannya. "Kami intai dulu dari dalam semak. Kalau pasangan muda-mudi itu udah mulai bermesraan baru digerebek dan diacam akan dibawa ke RT, lalu minta mereka untuk menyerahkan handphone atau dompetnya," tutup Buyung.(X3)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini