Barita Sidabutar Bantah Asdatun Kejati Riau

Redaksi Redaksi
Barita Sidabutar Bantah Asdatun Kejati Riau
ilustrasi

PEKANBARU, riaueditor.com - Pernyataan Kejaksaan Tinggi Riau yang menyatakan bahwa ganti rugi lahan yang diberikan oleh PLN Wilayah Riau Kepri (WRKR) kepada H Sulaiman sudah sesuai prosedur, dinilai bohong.

Pasalnya, kata Barita Sidabutar pada pertemuan pertama melahirkan notulen dengan kesimpulan bahwa pihak PLN akan menarik uang yang sudah distorkan ke H Sulaiman terlebih dahulu dan Asdatun Kejati Riau membubuhkan tanda tangan sebagai saksi.

“Jadi apa yang dikatakan Asdatun adalah bohong,” ujarnya, Kamis (26/10/17).

Ia menerangkan, pihaknya tidak pernah membubuhkan tanda tangan menyatakan menyepakati. Oleh karena itu integritas Asdatun patut diragukan.

Barita pun kemudian meralat pemberitaan yang seharusnya di Kelurahan Agro Wisata, bukan di Kelurahan Maharani.

“Objek lahan kita dari titik 68 sampai 77 berada di Kelurahan Agro Wisata setelah terjadi pemekaran wilayah yang dulunya Kelurahan Palas. Jadi bukan di Kelurahan Maharani,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, Sulaiman mengkondisikan surat yang di Maharani pada objek lahan miliknya di Kelurahan Agro Wisata.

Sedangkan pada pertemuan ke 2 terang Barita Sidabutar, legalitas tanahnya sudah dibawa semua saat dilakukan mediasi. Namun Asdatun tidak memberikan kesempatan untuk klarifikasi data. H Sulaiman malah menyuruh dirinya untuk menggugat.

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau selaku pengacara negara menyatakan, ganti rugi lahan yang diberikan oleh PLN Wilayah Riau Kepri (WRKR) kepada H Sulaiman, sudah sesuai prosedur.

“Berdasarkan hasil mediasi antara pihak PLN dengan Barita Sidabutar pada 5 Oktober 2017, menyepakati bahwa ganti rugi lahan hanya diberikan kepada H Sulaiman. Sedangkan Barita Sidabutar tak bisa diganti rugi karena tak bisa menunjukkan alas hak atas tanah yang ia klaim,” ujar Asdatun Kejati Riau Jerryanto Tulungalo SH Rabu (25/10/17). (fin)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini