Anak Gadisnya Dicabuli Pacar, Orang Tua Lapor ke Polisi

Redaksi Redaksi
Anak Gadisnya Dicabuli Pacar, Orang Tua Lapor ke Polisi
ilustrasi
PEKANBARU, riaueditor.com -  Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Kasus asusila kali ini dialami Melati, 15 tahun, bukan nama sebenarnya, warga Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau.

Orang tua tak terima anaknya dicabuli, maka sang pacar yang mencabulinya pun dilaporkan ke polisi, Senin (31/10/2016) siang, sekitar pukul 12.00 WIB.

Siswi sebuah SLTP di Pekanbaru ini menjadi korban pencabulan yang dilakukan pacarnya sendiri berinisial KA (18). Orang tua Melati, F (35) yang tak menerima anaknya diperlakukan tak senonoh akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Pekanbaru.

Informasi yang dirangkum di Kepolisian, peristiwa pencabulan ini terjadi pada Senin (10/10/2016) lalu, korban diajak ke rumah kakak KA yang berlokasi di Jalan Tirtonadi, Kecamatan Rumbai Pesisir.

Tanpa sepengetahuan orang lain, pasangan yang sedang di mabuk asmara melakukan perbuatan terlarang yakni melakukan hubungan badan layaknya pasangan suami istri.

Akibat ulah sang pacar, diduga mahkota keperawanan korban terenggut. Terbukti setelah kejadian itu, korban tak berani pulang ke rumahnya, lalu mengirimkan pesan singkat kepada (SMS) orang tuanya bahwasanya pelaku telah melakukan perbuatan cabul terhadap korban dirumah kakaknya.

Kaget membaca pesan singkat tersebut, orang tua Melati lalu menjemput anaknya dan mencoba mencari AK untuk memintai pertanggungjawabannya. Namun AK, hingga kasus ini dilaporkan tak dapat dijumpai.

Akibat kejadian tersebut, orang tua Melati tak senang dan memilih menempuh jalur hukum untuk proses selanjutnya.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Arianto Sik,dikonfirmasi Riaueditor.com, membenarkan adanya laporan orang tua korban tersebut.

"Benar, laporannya sudah ditangani penyidik unit PPA Satreskrim Polresta Pekanbaru untuk ditindaklanjuti. Kita akan panggil terlapor untuk pemeriksaan lebih lanjut," tukas Bimo. (gam)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini