"Kawin Cerai" untuk Jabatan

Redaksi Redaksi
JAKARTA - Ungkapan teman bisa jadi lawan, lawan bisa jadi teman dalam dunia politik mungkin benar adanya. Peta politik Pilpres 2014, mungkin salah satu bukti ungkapan tersebut.

Mereka yang dulu seiya sekata kini bercerai. Ada juga yang dulu saling sikut kini malah "kawin".

Pada Pemilihan Presiden 2009, Megawati Soekarnoputri menjalin hubungan dengan Prabowo Subianto. Keduanya maju sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

Langkah Mega-Prabowo menuju Istana kandas, karena pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono lah yang keluar sebagai pemenang dengan 60,80 persen suara.

Gagal di Pilpres, tak membuat hubungan Mega-Prabowo retak. Keduanya malah makin "intim" saat Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang dimotori Mega bekerja sama dengan Partai Gerindra yang dipimpin Prabowo untuk mengusung duet Joko Widodo (Jokowi)-Basuki T Purnama (Ahok) sebagai cagub dan cawagub DKI Jakarta.

Kerja keras Mega dan Prabowo di Pilgub DKI tak sia-sia. Jokowi-Ahok berhasil mengalahkan calon incumbent Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli di putaran kedua.

Sayang, hubungan baik sejak 2009 harus berakhir jelang Pemilihan Umum 2014. Prabowo ingin maju sebagai calon Presiden (capres). Sementara, Mega lebih mendukung kadernya Jokowi untuk maju sebagai capres. Mega-Prabowo bercerai.

Mega dan Prabowo akan saling "serang" pada Pemilihan Presiden, 9 Juli nanti. Jokowi, jagoan Prabowo di Pilgub DKI akan jadi lawan.

Jusuf Kalla (JK), juga pernah bertarung dengan Mega untuk merebut suara rakyat pada Pilpres 2009. Saat itu, JK berpasangan dengan Wiranto.

Namun, di Pilpres 2014 ini, Mega dan JK akan saling dukung karena JK dipilih sebagai calon wakil presiden yang diusung PDIP, Joko Widodo. Padahal, sebelumnya, JK salah satu orang yang tidak setuju Jokowi maju sebagai calon presiden.

(trikurniawan/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini