Hadirkan Kesejahteraan Masyarakat Desa, Sandiaga Uno Beberkan Strategi Pengembangan Ekonomi Pedesaan di Era Industri 4.0

Redaksi Redaksi
Hadirkan Kesejahteraan Masyarakat Desa, Sandiaga Uno Beberkan Strategi Pengembangan Ekonomi Pedesaan di Era Industri 4.0
Menparekaf Sandiaga Uno mengenakan Tanjak Melayu Riau, memaparkan Strategi Pengembangan Ekonomi Pedesaan di Era Industri 4.0 secara virtual, Jumat (2/7/2021).

PEKANBARU - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno membeberkan strategi pengembangan ekonomi pedesaan di era industri 4.0. Diantaranya adalah melalui pendekatan teknologi digital kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Menparekraf Sandiaga Uno dalam acara Pendidikan Kepemimpinan Nasional. Turut hadir pada acara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Jenri Salmon Ginting melalui virtual di ruang Riau Command Center Menara Lancang Kuning, Pekanbaru, pada Jumat, (02/07/21).

Ketika memaparkan strategi pengembangan ekonomi pedesaan di era industri 4.0. Menparekraf mengatakan, bahwa pengembangan ekonomi pedesaan di era industri 4.0 ini adalah suatu keniscayaan.

"Seperti kita ketahui bahwa 60 persen masyarakat kita masih tinggal di pedesaan dan ada PR (pekerjaan rumah, red) yang sangat strategis bagaimana kita mengubah bukan lagi Indonesia membangun desa tapi desa yang membangun Indonesia," katanya.

Sandiaga Uno menjelaskan, bahwa pengembangan desa suatu hal yang sangat dimungkinkan di era industri 4.0 dengan pendekatan teknologi digital dan beberapa terobosan.

Lebih lanjut Menparekaf menuturkan, untuk melihat keindahan desa wisata, Kemenparekraf telah memberikan wadah melalui jejaring desa wisata. Sistem ini menyajikan sebaran desa wisata dengan indikator kategori desa sesuai hasil self assessment dari pengelola desa yang diverifikasi oleh Dinas Pariwisata dan Kemenparekraf.

Sandiaga Uno berharap, pengembangan pedesaan ini dapat menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat desa khususnya. Sandiaga Uno juga berharap desa wisata lainnya juga dapat segera mendaftar desa wisata dalam jaringan desa wisata atau jadesta ini.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini