Tunggu BI Rate, Rupiah Bergerak Terbatas

Redaksi Redaksi
Tunggu BI Rate, Rupiah Bergerak Terbatas
Foto: Okezone
Ilustrasi
JAKARTA -  Laju nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mampu naik tipis sepekan kemarin. Laju Rupiah berhasil menguat setelah dirilisnya angka inflasi yang masih sesuai dengan perkiraan.

BPS melaporkan inflasi November mencapai 0,12 persen seiring dengan terkendalinya harga pangan dan rilis yang lebih rendah dari November 2012 sebesar 0,34 persen. Di sisi lain, kembali surplusnya neraca perdagangan Indonesia serta penguatan Yuan turut memberikan sentimen positif pada laju nilai tukar Rupiah meskipun terdapat rilis penurunan tipis cadangan devisa.

"Akan tetapi, laju penguatan tersebut masih terbatas seiring penantian pelaku pasar terhadap RDG BI dan FOMC meeting," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada dalam risetnya, Minggu (8/12/2013).

Di sisi lain, kembalinya sentimen tapering off yang membuat laju dolar kembali meningkat dan juga mulai adanya spekulasi akan meningkatnya kebutuhan dolar jelang akhir tahun membuat laju Rupiah kembali mengalami pelemahan.

Mulai pulihnya ekonomi AS membuat spekulasi akan berakhirnya stimulus mempengaruhi pergerakan dolar dan Rupiah pun terkena imbas negatifnya. Begitupun dengan beredarnya spekulasi peningkatan BI rate untuk meredam pelemahan Rupiah, justru ditanggapi negatif.

Masih menguatnya nilai tukar Yen yang dibarengi dengan masih adanya spekulasi tapering off dan pembahasan anggaran AS berimbas negatif pada laju nilai tukar Rupiah hingga akhir pekan. Meski dari pemerintah mencoba memberikan penilaian positif bahwa pelemahan nilai tukar dolar berimbas positif pada penurunan impor namun, pasar tetap menanggapi negatif pelemahan nilai tukar Rupiah.

(okezone.com)

Tag:
bi

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini