Tolong Pantau Harga Daging Sapi Melebihi Batas

Redaksi Redaksi
Tolong Pantau Harga Daging Sapi Melebihi Batas
internet
Penjualan daging sapi di pasaran
PEKANBARU, riaueditor.com - Menyikapi kondisi harga daging sapi kian waktu kian melonjak membuat wakil rakyat ini geram. Pasalnya naiknya harga daging sapi dianggap melebihi batas maksimal mencapai Rp 140 ribu perkilo sampai Rp 150 ribu.

Menyikapi kondisi ini, anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, H Fathulla mengingatkan kepada dinas terkati dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distan) Pekanbaru agar bertindak cepat guna memantau terjadi lonjakan harga kebutuhan ini terutama untuk daging sapi dipasaran.

" Pemerintah harus segera mengantisipasi lonjakan harga daging sapi yang menyusahkan masyarakat ini. Jangan sampai harga daging yang diperjualbelikan ini melewati dari harga batas maksimal. Tolonglah pantau harga daging sapi di pasaran segera," katanya, Senin (4/8)

Politisi Partai Gerindra  ini menambahkan, guna mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan pokok seperti daging sapi ini, tentu diyakini dari instansi Pemerintah sediri telah memiliki program. Maka dari itu, Disperindag sudah patut untuk menjalankan programnya, baik itu secara teknis dilapangan atau melakukan langkah agar tidak memberatkan masyarakat.

"Jangan sampai harga tersebut melonjak melebihi batas maksimal. Harusnya dengan program yang telah sekian lama dimiliki instansi untuk melakukan antisipasi, ini tak akan terjadi. Maka untuk mengantisipasi lonjakan harga, instansi yang kita sebut ini tentu telah siap melakukan aksen untuk mengantisipasi lonjakan harga tersebut. Dan itu harus segera dilakukan," jelas Fatullah.

Sesuai data yang dihimpun di pasaran, dimana harga daging sapi semenjak jelang lebaran lalu telah mengalami lonjakan yang fantastis. Seperti di Pasar kawasan Panam, daging sapi dijual seharga Rp 140 ribu per kilogram. Jelas saja, kenaikan ini membuat banyak warga merasa berat.(eza)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini