Pemkab Inhil dan PT Bintang Alam Raya Bahas Permohonan Kebun Pola Kemitraan

Redaksi Redaksi
Pemkab Inhil dan PT Bintang Alam Raya Bahas Permohonan Kebun Pola Kemitraan
humas inhil
Pemkab Inhil dan PT Bintang Alam Raya Bahas Permohonan Kebun Pola Kemitraan.
PEKANBARU, riaueditor.com - Bertempat di salah satu hotel di pekanbaru, Sabtu (16/4/2016) Pemkab Inhil gelar rapat dengan PT Bintang Alam Raya (Baraya Nusa Group) dalam rangka permohonan Izin Prinsip penanaman modal yang dihadiri langsung Bupati HM Wardan. Turut mendampingi Bupati Sekda, Asisten I dan II Setda Inhil serta beberapa kepala dinas dan pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil.

Sementara dari pihak perusahaan dihadiri lansung Direktur Utama PT Bintang Alam Raya (Baraya Nusa Group) H Ridwan HK beserta jajaran.

PT Bintang Alam Raya (Baraya Nusa Group) yang saat ini sudah berkembang di 5 Provinsi di Indonesia dengan alamat kantor Pusat Gedung Central Park Lantai 25 Jakarta. Adapun rencana lokasi pendirian pabrik kepala sawit oleh PT Bintang Alam Raya (Baraya Nusa Group) bertempat di Desa Sekayang Kecamatan Kemuning.

Bupati HM Wardan menyambut baik dan atas nama Pemkab Inhil menyampaikan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya atas kesediaan PT Bintang Alam Raya (Baraya Nusa Group) untuk bersama-sama membangun dan berinvestasi di Kabupaten Inhil dan yang lebih penting dari Pemerintah menyambut baik terhadap investor dari perusahaan yang akan beraktifitas di Kabuapten Inhil dalam rangka mengembangkan potensi yang luar biasa dari berbagai sektor salah satunya sektor perkebunan dengan pola kemitraan.

Bupati berharap kepada masyarakat untuk mengelola lahan mereka dengan baik melalui pola kemitraan dengan perusahaan tersebut, dimana saat ini masyarakat mengalami kesulitan mengola lahan dengan modal sendiri.

Sambutan Dirut PT Bintang Alam Raya (Baraya Nusa Group) H Ridwan HK mengatakan, perusahaan menggunakan program kerja yang bermitra langsung dengan Petani melalui pengembangan lahan binaan kepada Masyarakat dengan catatan kita akan membangun dan merawat kebun masyarakat yang selanjutnya akan dibangun pabrik dengan kapasitas 60 Ton per jam dimana pada saat ini sudah ada 33.000 Ha lahan sawit yang dimiliki masyarakat dari target 50.000 Ha.

H Ridwan HK menambahkan, untuk bulan 5 ini akan dibangun perusahaan di Desa Sekayang Kecamatan Kemuning.

Perusahaan ini berdiri dilandasi kondisi masyarakat yang menggunakan pola Inti Plasma yang banyak merugikan dan mempermaikan masyarakat.

Maka, pada TH 2011 kita membuat program dengan pola bermitra dengan masyarakat kita berharap dengan pola kemitraan sudah sangat tepat yang di rasakan langsung oleh masyarakat petani yang mana, dari pihak perusahaan akan membantu masyarakat petani dengan memberikan pupuk, membangun infrastruktur dan pabrik di lokasi perkebunan tersebut yang mana kedepan akan meningkatkan hasil dari perkebunan dengan menggunakan pola 70% untuk masyarakat dan 30% untuk Perusahaan.

Sementara itu dalam Sekda Kab.Inhil Said Syarifuddin, berharap dengan kehadiran perusahaan ini bisa memberikan hasil positif bagi masyarakat, di samping memperhatikan dampak lingkungan yang di timbulkan.

Komiditi lain yang ada di Kabupaten Inhil harus tetap kita dorong salah satunya sawit di samping kita tetap mempertahankan komiditi kelapa yang merupakan ciri khas Kabupaten Inhil sebagai hamparan kelapa dunia.(Adv/Humas)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini