Jokowi Tambah Utang Rp 1.809 T Selama 4 Tahun

Redaksi Redaksi
Jokowi Tambah Utang Rp 1.809 T Selama 4 Tahun
(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Ilustrasi Dolar

JAKARTA - Total utang pemerintah pusat sepanjang 2018 tembus Rp 4.418,3 triliun. Angka tersebut bertambah sebesar Rp 423 triliun dibandingkan posisi utang pemerintah sepanjang 2017.

Selama 4 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo menjabat, total utang pemerintah bertambah hingga Rp 1.809,6 triliun. Pada 2014 lalu, posisi utang yang ditinggalkan pemerintahan SBY mencapai Rp 2.608,7 triliun.

Melonjaknya utang dalam beberapa tahun terakhir tak lepas dari upaya pemeirntah menggenjot pembangunan infrastruktur, di tengah kas keuangan negara yang masih mengalami defisit.

Defisit kas keuangan negara terjadi karena penerimaan pajak tak mampu mengkompensasi belanja yang ekspansif. Maka dari itu, pemerintah harus menutup utang untuk menutup defisit.

Berdasarkan data APBN KiTa yang dikutip CNBC Indonesia melalui laman resmi bendahara negara, Selasa (22/1/2019), pelaksanaan APBN 2019 masih mengalami defisit Rp 259,8 triliun atau 1,76% dari PDB.

Sepanjang tahun ini, pemerintah telah menarik tambahan utang baru sebesar Rp 366,7 triliun untuk menutup defisit kas keuangan negara, di mana penerbitan utang melalui SBN mencapai Rp 358,4 triliun.

Berikut data utang selama pemerintahan Joko Widodo : 

Utang 2014 Rp 2.608,7 triliun

Utang 2015 Rp 3.165,1 triliun

Utang 2016 Rp 3.515,5 triliun

Utang 2017 Rp 3.995,1 triliun

Utang 2018 Rp 4.418,3 triliun

(cnbcindonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini