Harga Bawang di Sungai Pakning Melonjak Naik

Redaksi Redaksi
Harga Bawang di Sungai Pakning Melonjak Naik
ilustrasi
Harga Bawang di Sungai Pakning Melonjak Naik.
BENGKALIS, riaueditor.com - Pergerakan harga kebutuhan pokok khususnya bawang merah di Sungai Pakning tercatat mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan dalam sepekan terakhir.

Supri, seorang pedagang sayur di Pasar Baru Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu mengungkapkan bahwa kenaikan harga bawang merah kembali terjadi dalam beberapa pekan ini. Hal ini mengulang yang terjadi pada awal tahun lalu, harga bawang kini di eceran Rp 38.000/kg atau naik 18% dalam sepekan.

"Paling naik sekarang bawang merah. Seminggu ini dari Rp 32.000/kg, naik jadi Rp 38.000," kata Supri, Senin sore (30/11).

Ia mengakui sejak 2 bulan terakhir, harga bawang merah terus mengalami kenaikan. Padahal pada awal tahun, harganya masih Rp 20.000/Kg.

"Pasokan dari padang lagi sedikit. Yang masok juga lebih banyak jual ke Batam karena lebih mahal, di sana harga bisa lebih dari Rp 40.000," katanya.

Supri memperkirakan harga bawang merah akan mengalami kenaikan karena pasokan yang mulai terbatas dan tingginya permintaan saat ini.

Sementara itu, pedagang lainnya bernama Yati mengakui harga bawang merah saat ini sedang melonjak tajam.

"Bawang merah naik terus dalam 20 hari ini, sekarang udah Rp 38.000/kg. Mau tahun baru pasti naik lagi," katanya.

Pergerakan harga bawang pada pekan terakhir Oktober awalnya relatif stabil di kisaran harga Rp 20.000-21.000/kg. Kemudian pada awal November harga bawang mulai merangkak naik ke kisaran Rp 22.000-23.000/kg.

Memasuki pertengahan November, harga bawang melonjak tajam ke titik Rp 26.000/kg, kemudian puncaknya terjadi pada 20 November 2015, harganya menembus Rp 29.369/kg.(dri)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini