Gajah Datangi PT IIS Sektor Ukui, Pertanyakan Kebun Sawit KKPA dan Lahan Trans Lokal

Redaksi Redaksi
Gajah Datangi PT IIS Sektor Ukui, Pertanyakan Kebun Sawit KKPA dan Lahan Trans Lokal
ilustrasi
UKUI, riaueditor.com - Bertahun-tahun tak ada realisasi janji PT Inti Indo Sawit Subur (PT IIS) PKS Ukui untuk membangun kebun kelapa sawit pola kemitraan melalui Kredit Koperasi Primer Anggota (KKPA) untuk masyarakat Lubuk Kembang Bungo, sementara lahan trans lokal saat ini banyak dikuasai oleh pihak luar.

Gerakan Masyarakat Sejahtera (Gajah) mewakili masyarakat akhirnya mendatangi PT IIS pada Selasa (29/3/2016) menuntut lahan KPA segera dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Demikian disampaikan Izun Ketua Gajah kepada riaueditor, Rabu (30/3/2016). Menurutnya, kedatangan mereka ingin menagih janji kebun sawit pola KKPA untuk masyarakat serta mempertanyakan tanah lokal trans yang kini banyak dikuasai pihak luar.

"Kita dari Gajah ada 5 orang dan diterima oleh Ahmad Taufik perwakilan Perusahaan. Pertemuan tidak ada titik terang. Pasalnya Perusahaan tidak ada solusi malah kita diminta untuk menyediakan lahan. Pertemuan berlangsung selama 5 jam dari pukul 12.00 Wib hingga pukul 17.00 Wib. Tanpa ada yang bisa disepakati," ucapnya.

Terkait persoalan tanah trans lokal, diketahui kepemilikan tanah banyak dikuasai oleh pihak luar dan bukan masyarakat lokal saat kepengurusan replenting.

"Anehnya dari awal namnya ada tapi saat kepengurusan replanting jadi berubah. Apalagi jika orangnya meninggal tentu ada ahli warisnya. Kita pertanyakan ini kepada pihak perusahaan malah perusahaan mengaku bukan wewenang mereka lagi," ungkap Izun.

Atas kondisi ini, sebut Izun pihaknya dalam waktu dekat akan bertemu Pemkab Pelalawan untuk dapat menyelesaikan permasalahan masyarakat Lubuk Kembang Bungo. "Kita minta pemerintah membantu masalah ini. Masyarakat butuh kejelasan. Kalau seperti ini tidak ada yang bisa dilakukan masyarakat," tukasnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini