Tagihan Listrik Rp26 Juta, Nikita Mirzani Semprot PLN

Redaksi Redaksi
Tagihan Listrik Rp26 Juta, Nikita Mirzani Semprot PLN
(CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor)
Artis Nikita Mirzani mengunggah postingan yang berisi ‘omelan’ kepada PLN di Instagram.

JAKARTA - Artis Nikita Mirzani mengunggah postingan yang berisi 'omelan' kepada PLN di Instagram. Dalam unggahan tersebut, Niki protes karena tagihan listriknya melonjak dari rata-rata Rp4 juta hingga Rp5 juta per bulan menjadi Rp26 juta per bulan.

"Udah berbulan-bulan bayar listrik normal dan gak pernah telat. Selalu bayar Rp4 juta atau Rp5 juta paling besar. Lah tiba-tiba ini disuruh bayar Rp19 juta. Sekarang datang lagi tagihan Rp26 juta," ujarnya, dalam postingan Instagram, Selasa (3/12).

Menanggapi hal tersebut, Vice Presiden Public Relation PT PLN (Persero) Dwi Suryo Abdullah menjelaskan Niki bisa langsung datang kantor PLN untuk menanyakan data tagihan listrik.

"Sebaiknya, kalau berkenan pelanggan tersebut datang saja ke kantor PLN menanyakan apakah tagihannya sudah benar atau ada kesalahan," ujar Dwi kepada CNNIndonesia.com, Rabu (4/12).

Dwi menambahkan terkait tagihan listrik yang membengkak, sebaiknya langsung dikomunikasikan dengan baik dan tidak diunggah di media sosial.

"Siapa tahu tagihan itu benar, kan malah malu sendiri," jelas Dwi.

Menurutnya, bisa saja tagihan listrik naik karena memang pemakaiannya banyak.

"Kan meter kWh yang dipasang mengukur energi yang digunakan. Ketika menggunakan sedikit tentu diukurnya sedikit. Begitu pula sebaliknya, ketika digunakan besar akan mengukur lebih banyak. Identik dengan timbangan," papar Dwi.

Maka, dia menyarankan untuk mendatangi kantor PLN untuk mendapatkan detail penggunaan listrik.

Dwi pun menyarankan agar masalah tersebut tidak terjadi lagi, Nikita atau masyarakat lain bisa beralih pelanggan prabayar supaya pemakaian listrik bisa dikontrol. "Sejak 2010 ada meter prabayar sehingga pelanggan bisa beralih ke prabayar sehingga bisa mengontrol pemakaian," katanya.

(cnnindonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini