Ini semua lanjut dr Tri berkat dorongan dan keseriusan pemkab Rohil di bawah komando Bupati Rohil H Suyatno yang menginginkan pelayanan di RSUD Pratomo Bagansiapiapi ini benar-benar prima dalam memberikan pelayanan yang baik kepada semua pasien. Apalagi, jauh sebelumnya Bupati Rohil H Suyatno terus berpesan agar bidang pelayanan kesehatan di RSUD Pratomo Bagansiapiapi ini dijadikan rujukan bagi RSUD lainnya yang ada di Riau.
"Berkat kerja sama semua tim dan dukungan serta arahan Bupati Rohil H Suyatno, alhamdulillah salah satu pelayanan yang diberikan mulai dari 14 Januari 2019 RSUD Pratomo sudah membuka pelayanan hemodiolisa (terapi cuci darah). Di mana masyarakat Rohil tidak perlu lagi melakukan cuci darah di RSUD Dumai maupun daerah lainnya. Terhitung dari Januari s/d Oktober 2020 ini, total pasien cuci darah di RSUD Dr Pratomo sudah mencapai 55 pasien," ujarnya.

Dijelaskan saat ini jumlah pasien cuci darah yang melakukan cuci darah secara reguler 24 orang dalam 2 x seminggu.
"Terimakasih atas penghargaan yang diberikan. Ini kami jadikan motivasi lagi agar terus berbuat yang terbaik bagi semua pasien RSUD Pratomo," pungkas dr Tri.
Sebelumnya, Khaidir seorang pasien gagal ginjal di Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah daerah kabupaten (Pemdakab) Rokan Hilir.
Ia mengaku selama Iuran BPJS nya dibiayai oleh Pemda Rokan Hilir dirinya dan keluarga merasa sangat terbantu. Untuk biaya berobat seperti cuci darah yang harus dilaksanakan secara rutin tidak lagi memikirkan biaya. Padahal sebelumnya untuk berobat ia harus menyiapkan biaya sendiri.
"Sekarang Iuran BPJS saya sudah dibiayai oleh Pemda Rohil, setiap berobat seperti cuci darah setiap hari Senin dan Kamis saya tidak lagi memikirkan tentang biaya karena sudah dibantu oleh Pemda," ungkap Khaidir.
Dijelaskan, sebelumnya Iuran BPJS dibiayainya sendiri, bahkan untuk proses cuci darah dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Kota Dumai.
"Dulu biaya berobat sendiri, bahkan sempat mengontrak rumah di Dumai karena proses cuci darah harus dilaksanakan secara rutin. Tapi sekarang tidak lagi, cuci darah sudah bisa di RSUD Pratomo Bagansiapiapi, bahkan biaya berobat tak dibebankan lagi kepada saya, sudah dibantu pemda Rohil melalui pak Suyatno, Bupati Rohil," pungkas Khaidir. (adv)