Home  / Sport
Sergio Farias, Pelatih Persija Mantan Rival Shin Tae Yong
Minggu, 12 Januari 2020 | 23:06:42
(TORU YAMANAKA / AFP)
Sergio Farias pernah membawa Pohang Steelers jadi juara Liga Champions Asia.
JAKARTA - Persija Jakarta resmi menunjuk Sergio Farias sebagai pelatih baru. Pelatih asal Brasil ini punya pengalaman melatih hampir tiga dekade dan pernah beradu taktik dengan Shin Tae Yong.

Farias sudah memulai petualangan sebagai pelatih di usia yang sangat belia, yaitu pada 1993 bersama Sao Mateus. Setelah menangani beberapa klub lokal, Farias lalu jadi pelatih timnas Brasil kelompok umur, baik Brasil U-20 dan Brasil U-17.

Usai satu dekade berkiprah di Brasil, Farias menerima pinangan dari Pohang Steelers di tahun 2005. Farias membuktikan tangan dinginnya sebagai pelatih dengan mengantar Pohang Steelers jadi juara Liga Korea di tahun 2007.

Sukses di tahun 2007 tersebut dilanjutkan dengan gelar Piala FA Korea 2008.

Di tahun 2009, Shin Tae Yong yang kini jadi pelatih Timnas Indonesia juga baru saja ditunjuk sebagai pelatih Seongnam Ilhwa Chunma.

Musim K-League 2009 pun menjadi saksi persaingan kedua pelatih. Di musim ini, Farias mencatat hasil lebih bagus lantaran mengantar Pohang Steelers finis di posisi kedua sedangkan Seongnam Ilhwa Chunma arahan Shin Tae Yong duduk di posisi keempat.

Kedua klub lalu bertemu di babak semifinal yang memperebutkan satu tiket ke final melawan Jeonbuk Hyundai Motors yang langsung lolos ke final karena duduk di posisi pertama pada klasemen akhir liga.

Dalam duel di semifinal tersebut, Pohang Steelers asuhan Farias kalah 0-1 dari Seongnam Ilhwa Chunma arahan Shin Tae Yong. Namun Seongnam sendiri kalah dari Jeonbuk di babak final.

Meski gagal di K-League, tahun 2009 terasa manis karena Farias sukses membawa Pohang Steelers jadi juara Liga Champions Asia plus Piala Liga Korea. Pencapaian terakhir Farias bersama Pohang Steelers adalah saat mereka merebut posisi ketiga Piala Dunia Antarklub dengan mengalahkan Atlante.

Setelah jadi juara Liga Champions Asia, Farias memutuskan menerima tawaran Al-Ahli, klub raksasa asal Arab Saudi. Namun kiprah Farias di Al-Ahli tidak mengkilap.

Al Ahli terhenti di penyisihan grup Liga Champions Asia sedangkan Shin Tae Yong berhasil membawa Seongnam Ilhwa Cunha jadi juara Liga Champions Asia.

Jam terbang Farias makin bertambah karena ia kemudian melatih Al Wasl, Guangzhou R&F, Suphanburi, Al Hilal Club, hingga Gaish sebelum direkrut oleh Persija.

Pengalaman Farias melatih di berbagai kompetisi, mulai dari Brasil, Korea, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, China, Thailand, Sudan, hingga Mesir membuat Farias datang ke Persija sebagai pelatih dengan jam terbang yang sangat tinggi. 

(cnnindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Satgas Yonif 125 Dukung Dinas Kesehatan Merauke Dalam Pelatihan Kader Posyandu
50 Peternak Bebek dan Belut di Koto Gasib Diberi Pelatihan Digital Marketing
Respons Shin Tae Yong Saat Bicara dengan Ketua PSSI
Tingkatkan Mutu SDM, Menaker & ALJERDI Bahas Pelatihan Vokasi
Menpora Tak Mau Intervensi Polemik PSSI dengan Shin Tae Yong

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter