Home  / Sport
Copa del Rey, Pertaruhan Reputasi Barcelona
Sabtu, 25 Mei 2019 | 12:59:40
(REUTERS/Albert Gea)
Barcelona menghadapi Valencia di final Copa del Rey.
Reputasi Barcelona dipertaruhkan saat melakoni pertandingan final Copa del Rey melawan Valencia di Stadion Benito Villamarin, Seville, Sabtu (25/5) waktu setempat.

Barcelona berpeluang menambah raihan trofi di musim ini dengan Copa del Rey jika bisa mengalahkan Valencia di laga final. Sebelumnya Blaugrana sukses menjuarai La Liga Spanyol dengan keunggulan sembilan poin atas Atletico Madrid.

Meski demikian, kegagalan di Liga Champions usai disingkirkan Liverpool di babak semifinal membuat Barcelona berada dalam dua sisi jelang laga final nanti.

Kemenangan di markas Real Betis sepertinya tidak akan berarti banyak untuk Lionel Messi dan kawan-kawan. Karena bagi suporter Barcelona, trofi kompetisi atau turnamen domestik tidak lagi 'layak' untuk mereka. Terlebih Barcelona sudah menjadi juara Copa del Rey sejak 2015.

Untuk tim sekelas Barcelona, mereka perlu mencanangkan trofi Liga Champions sebagai target utama di setiap musim. Hal itu bukan saja karena sudah tiga musim tidak lagi juara di Eropa, tetapi juga kalah gengsi dari rival mereka, Real Madrid.

Di tangan Zinedine Zidane Madrid sukses tiga kali juara Liga Champions secara beruntun, sejak 2015/2016 sampai 2017/2018. Sayang ketika Zidane lengser dari jabatannya dan Cristiano Ronaldo pergi di akhir musim 2017/2018 Barcelona tidak bisa memanfaatkan situasi itu.

Barcelona punya kans terbuka lebar untuk juara di musim ini ketika menang 3-0 atas Liverpool di leg pertama semifinal di Camp Nou. Banyak pihak menyebut Barca akan mudah ke final dan bakal menjadi juara musim ini.

Tetapi nasib berkata lain untuk Barcelona saat leg kedua digelar di Anfield. Luis Suarez dan kawan-kawan tidak berkutik di kandang Liverpool, mereka kalah 0-4 atau agregat 3-4.

Untuk kali kedua Barcelona tersingkir usai menang dengan skor meyakinkan di leg pertama. Yang pertama terjadi di babak perempat final Liga Champions 2016/2017. Sempat menang 4-1 atas AS Roma di leg pertama, Barca justru kalah 0-3 di leg kedua dan tersingkir karena kalah gol tandang.

Tersingkirnya Barca dari Liga Champions karena 'kasus' yang sama itu membuat suporter geram. Di laga kandang terakhir La Liga saat menang 2-0 atas Getafe suporter mencemooh tim asuhan Ernesto Valverde.

Cemoohan itu seperti jadi tanda bahwa bukan trofi domestik lagi yang suporter inginkan. Situasi serupa bisa terjadi jika Barcelona mengalahkan Valencia di final Copa del Rey. Kemenangan di Piala Raja tidak akan menyelamatkan Barcelona dari musim yang buruk di hadapan suporter.

Tetapi, kondisi lebih buruk bakal terjadi apabila Barcelona gagal meraih gelar ganda. Dengan Valencia juara Copa del Rey, bisa jadi gelar La Liga yang diraih Barca tidak akan berarti apa-apa.

Valencia bisa jadi batu sandungan bagi Barcelona di final nanti. Itu sudah ditunjukkan Valencia dengan dua kali mengimbangi Barcelona di dua laga La Liga Spanyol.

Penempatan posisi yang baik serta permainan cepat dari sisi sayap membuat Valencia sukses menahan imbang Barca 1-1 putaran pertama.

Di putaran kedua giliran permaian apik Valencia dari sektor tengah yang membuat Barcelona kocar-kacir dan kebobolan dua gol. Meski akhirnya Barca bisa menyamakan kedudukan jadi 2-2.

Usai sukses menggagalkan Barcelona meraih kemenangan dalam dua laga La Liga, Los Che akan berupaya keras untuk menjegal Barca meraih trofi keduanya di musim ini di final nanti.

"Hal yang normal untuk Barcelona memenangi pertandingan, tetapi di laga satu ini kami bisa melakukan sesuatu," ujar striker Valencia Kevin Gameiro.

"Kami bertemu Barcelona dua kali di liga dan tidak kalah. Kami bisa menyakiti mereka, kami akan mempersiapkan diri untuk meraih kemenangan di Sabtu nanti," Gameiro menambahkan.

Selain tidak kalah dari Barcelona di musim ini, Valencia juga punya beberapa faktor yang bisa membuat mereka menjadi mimpi buruk untuk klub asal Catalonia.

Klub yang bermarkas di Mestalla itu sudah haus akan kesuksesan. Kali terakhir Valencia meraih trofi pada 11 musim silam, saat menjuarai Copa del Rey 2007/2008.

Dengan begitu final Copa del Rey 2018/2019 tidak akan disia-siakan Valencia. Tim asuhan Marcelino diyakini akan tampil habis-habisan untuk bisa memenangi trofi tersebut.

Valencia juga akan tampil lebih percaya diri dalam pertandingan final nanti setelah sukses meraih satu tiket ke Liga Champions musim depan. Di klasemen akhir La Liga, Valencia berada di peringkat keempat dengan 61 poin, unggul dua angka atas Getafe.

Kegagalan di Liga Europa akan membuat Copa del Rey jadi ajang penebusan bagi Valencia. Perjalanan Valencia di Liga Europa kandas setelah kalah agregat 3-7 dari Arsenal di babak semifinal.

Dengan sederet modal di atas Valencia bakal bermain lepas dan tanpa beban. Berbeda dengan Barcelona yang memikul tanggung jawab sebagai tim unggulan dan diwajibkan menang.

Kendati demikian, sekalipun kalah dari Barcelona itu tidak akan jadi hasil buruk untuk Valencia. Sebab mereka sudah bisa masuk zona Liga Champions dan mencapai semifinal Liga Europa. Gagal juara Copa del Rey tidak akan jadi beban untuk Valencia.

Karena itu, Barcelona tidak memiliki pilihan lain selain mempertahankan gelar juara Copa del Rey sekalipun tidak lagi berarti untuk suporter mereka. Karena gagal mempertahankan gelar Piala Raja membuat Barcelona kehilangan reputasi mereka sebagai klub besar Spanyol. 

(cnninconesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Polisi: Tulisan ‘Lulus Sensor’ Video Bau Ikan Asin Palsu
Bakamla Galakkan MoU Common Guidelines
Jadi Tersangka, Rey Utami-Pablo Benua Resmi Ditahan
Rey Utami dan Pablo Benua Ditangkap Polisi
Brasil Juara Copa America 2019

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad