SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1442 H
Home  / Senibudpar
Sandiaga Uno Jabarkan Strategi Peluang Usaha di Masa Pandemi Kepada Milenial Riau
Minggu, 18 April 2021 | 14:32:59
istimewa
PEKANBARU - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno menjabarkan strategi dalam membangkitkan ekonomi dimasa pandemi. Disebutkannya bahwa melalui sektor ekonomi kreatif (ekraf) peluang usaha masih bisa bangkit. 

Hal itu disampaikan Sandiaga ketika hadir dalam acara webinar nasional yang digagas oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Preneur bersama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak). 

Webinar ini memilih judul Indonesia Young Entrepreneur Summit Goes to Campus dengan tema Strategi pembangunan di Indonesia dalam membangkitkan ekonomi umat pasca pandemi. Diikuti lebih dari 350 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, digelar melalui virtual, pada Sabtu (17/04/2021). 

Menparekraf Sandiaga didaulat sebagai narasumber pertama, dalam webinar nasional itu. Ia mengatakan, bahwa pariwisata domestik harus jadi andalan di saat kunjungan pariwisata mancanegara mengalami penurunan hingga 70 persen. 

"Kita ingin industri tidak rusak secara permanen maka kita dorong program Bangga Buatan Indonesia,  bagaimana produk kreatif bisa berdiri sendiri," kata Sandiaga Uno. 

Disebutkanya, melalui program hibah pariwisata akan membantu pekerja- pekerja pariwisata, serta bisa meningkatkan daya beli masyarakat. 

"Lewat dana hibah pariwisata dan insentif pemerintah harus menyentuh 90 juta orang yang terkait pariwisata. Pekerja pariwisata ada 18 juta orang dan pekerja ekonomi kreatif ada 21 juta dan ini rata rata millenial dan mendominasi," Sandiaga menjelaskan. 

Untuk membangkitkan ekonomi di sektor pariwisata, Sandiaga membidik tiga sub sektor yaitu fesyen, kriya, dan kuliner. Menurutnya, tiga sektor ekraf ini memiliki lapangan kerja didominasi anak-anak muda 25-40tahun. 

"Di Riau banyak sekali potensi, anak anak muda bisa beradaptasi. Kita ingin sektor andalan ini bertahan. Beradaptasi berkolaborasi, berinovasi agar tidak makan hasil jual aset," ujar Menparekraf. 

Ditambahkan Menparekraf, bahwa program-program yang didorong adalah yang dekat dengan anak muda yaitu kreatipreneur. Sehingga bisa menumbuhkan peluang usaha ketika krisis, karena bisnis terbaik dimulai saat dalam keadaan sulit. 

Pada kesempatan itu, Sandiaga bercerita tentang dirinya ketika bangkit dari keterpurukan untuk melakukan usaha. Ia memulai usaha pada 20 tahun lalu. Ketika itu dirinya tidak memiliki pekerjaan dan hilang mata pencaharian akibat PHK. Kemudian, ia bangkit memulai usaha. Awalnya hanya merekrut tiga orang karyawan saja. Namun, saat ini usahanya bisa membuka lapangan kerja bagi 30 ribu orang. 

"saya ingin anak muda memperhatikan tren, apa tren-tren baru. Misalkan, kesehatan, pendidikan, pariwisata baru berkualitas, sektor gaming, agro teknik, desa wisata. Itu peluang dan ini luar biasa. Desa wisata pilihan utama, kita harus gercep [gerak cepat] bangun negeri. Keunggulan ekonomi kreatif itu strateginya ringan modal. Strategi ekonomi kreatif adalah kreatifitas, bukan modal yang besar," ungkapnya. 

"Riau ada minyak diatas dan dibawah, ekonomi kreatif fleksibel tidak terikat regulasi, ekonomi kreatif bisa meningkatkan kesejahteraan, ekonomi kreatif tidak terlalu susah untuk anak muda masuk," ujar Sandiaga Uno. 

Sandiaga pun berpesan untuk mahasiswa Unilak, untuk dapat menjemput peluang, bisa merubah mindset dan berani ambil resiko. Ia katakan untuk menjadi sukses harus gagal dulu. Kegagalan adalah anak tangga menuju kesuksesan. 

"Jadi insan yang tidak pernah berhenti belajar, keberuntungan akan menghampiri orang orang yang bergerak. Saya yakin kesuksesan akan menjadi milik anak muda, saya bangga lahir di Rumbai 50 tahun lalu, dan saya yakin teman teman memiliki peluang suskes lebih dari saya," pungkasnya. 

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Unilak, Dr Fahmi, mengucapkan terimakasih atas kesediaan Menparekraf Sandiaga Uno menjadi narasumber webinar nasional. Ia juga mendorong mahasiswa untuk dapat membangun kreatifitas sejak lingkungan kampus atau sejak jadi mahasiswa. 

"Dengan menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa akan lahir unit-unit bisnis baru, lahirnya lulusan yang mandiri, memberikan manfaat bagi Perguruan tinggi, dan terjalinnya hubungan dunia pendidikan dan dunia industri," tandasnya. 

Turut hadir pada webinar nasional itu diantaranya, anggota komisi XI DPR RI, Kamrussmad, Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Kepemudaan (PTKP) Badan koordinasi, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Riau Kepri, Wiriyanto Aswir dan moderator acara, Muhammad Arif. (MCR)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Gubri Syamsuar Heran Bantuan Sembako Perusahaan Kok Dipolemikkan
Quraish Shihab: Semua yang Berserah Diri kepada Allah Setelah Berusaha, Akan Tercukupi
Potensi 342 Ribu Hektar Luasan Kebun Sawit di Siak Jadi Target Usaha Pandai Besi
Sambut Kebijakan Pusat, Pariwisata Siak Kembali Menggeliat
Catat Tanggalnya, Dispar Riau Luncurkan Aplikasi dan Kalender Iven Pariwisata 2021

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter