Home  / Senibudpar
Jangan Bilang Jadi Orang Melayu Kalau Belum Makan `Bubur Sempolet`
Selasa, 3 November 2020 | 13:27:18
Foto : Ist
PEKANBARU - Jangan bilang jadi orang melayu jika belum makan `Bubur Sempolet`. Itu lah kata-kata yang mantap untuk mengingatkan kita kepada masakan khas melayu Riau dan Kepulauan Riau.

Nenek moyang orang melayu banyak memiliki berbagai makanan khas yang enak dan lezat, untuk tetap dijaga dan dilestarikan sepanjang masa. Salah satunya `Bubur Sempolet`.

Bubur Sempolet bagi masyarakat melayu pesisir dan kepulauan sudah dijadikan sebagai makanan pelengkap menu makanan acara pesta, kenduri dan syukuran. Baik pejabat negara maupun masyarakat.

Bubur Sempolet merupakan makanan khas melayu yang berkuah kental, memilki rasa yang gurih dan sedikit pedas. Bubur Sempolet dibuat dari tepung sagu, bumbu, pakis dan kangkung. Kemudian diberi tambahan lain, seperti kerang, udang atau seafood lainnya.

Biasanya Bubur Sempolet dimakan dalam keadaan panas atau hangat, karena kuahnya akan mengental jika telah dingin.

"Sebagai orang melayu atau sudah tinggal di Riau, kita harus mencintai makanan asli daerah. Makanan ini, harus tetap dikembangkan dan dilestarikan sampai ke anak cucu, untuk menjaga budaya dan kearifan lokal melayu," kata Lina Marlina, Kedai Kopi Pepaya, Jalan Pepaya, Pekanbaru, Riau, Selasa (3/11/2020).

Lina Marlina menjelaskan, Bubur Sempolet menggunakan bahan dasar sagu berisi sayuran dan berbagai seafood dengan rasa pedas sangat memanjakan lidah.

Selain memiliki rasa yang enak dan unik, makanan ini memiliki manfaat kesehatan yang bagus, karena kaya akan gizi.

Berikut rincian kandungan gizi yang terdapat pada makanan sempolet:

1. Pakis mengandung Beta Karoten, Vitamin B Kompleks, Protein Nabati, Kadar Lemak yang rendah.

2. Sagu mengandung Kabohodrat, Protein, Serat, Kalsium, Zat Besi.

3. Udang mengandung Protein Hewani, Lemak Tak Jenuh, Vitamin B1, Vitamin A, Mineral Chitosan, Klorin, Iodin, Fosforun, dan Rendah Kalori.

4. Kerang mengandung Asalm Lemak Omega-3, Yodium, Protein, Vitamin A, Vitamin E, Vitamin B12, Selenium, Magnesium Zink, Kaliuim, dan Zat Besi.

5. Kangkung mengandung Protein, Zat Besi, Vitamin C, Lemak, Vitamin A, Karbihidrat, Fosfor, Serat, dan Kalsium.

"Bagi pemula, rasanya memang terasa asing di lidah. Namun setelah dinikmati rasa itu menjadi sedap dan menyenangkan. Apalagi bahannya kaya akan protein dan vitamin yang bagus untuk kesehatan tubuh," jelas Lina Marlina. (*)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Pakaian Adat Melayu Riau Masuk Dalam Gambar Uang Kertas Rp75.000
Bangganya Pantun Melayu Diakui UNESCO
Mengintip Kehidupan Tambua Minang di Bumi Melayu
Suatu Keniscayaan, Mulok Budaya Melayu di Sekolah
Gubri Launching Aplikasi jualBuy.com, Startup Asli Budak Melayu Riau

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter