Home  / Senibudpar
Komunitas Grapitasi Turun ke Pantai Perapat Tunggal Lakukan Aksi Bersih-Bersih
Minggu, 1 Maret 2020 | 15:05:48
istimewa
BENGKALIS - Sejumlah warga turun ke Pantai Perapat Tunggal untuk melakukan aksi bersih-bersih pantai Ahad, 1 Maret 2020.

Aksi Bersih-bersih tersebut diinisiasi komunitas Gerakan Relawan Penggiat Wisata dan Literasi (Grapitasi). 

Grapitasi merupakan gabungan sujumlah komunitas di Negeri Junjungan yang bergerak di bidang wisata dan literasi. 

Bersama sejumlah komunitas didalamnya, Grapitasi juga berkolaborasi bersama sejumlah dinas dalam aksi bersih-bersih ini diantaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahrga (Disparbudpora).

Sementara komunitas yang ikut dalam kegiatan ini yaitu Ruang Baca, Genpi, Kosmot, Forum Lingkar Pena, Forum Anak, HNI, Gegame, Muda Bugar, Forum Muda Berani, Bijak Bersih, Muda Menginspirasi, Ruang Hijrah, Engglis Grup, Forum Anak, Bujang Dara Bengkalis dan Bujang Dara Kecik Bengkalis. 

Sebanyak 50 orang menyusuri pantai Perapat Tunggal untuk membersihkan pantai dari sampah-sampah yang berserakan.

Kegiatan yang diberi nama Bersama Milenial, Aksi Bersih-bersih Pantai Perapat Tunggal tersebut dibuka Kepala Dinas (Kadis) PMD Yuhelmi pukul 9:30 WIB. 

Dalam sambutannya Yuhelmi mengapresiasi inisiasi kaum milenial  yang tergabung dalam Grapitasi mau peduli dengan daerah di Negeri Junjungan. 

"Jika kita peduli pada hari ini, maka insyaallah generasi selanjutnya juga akan peduli sehingga terus akan terlahir mayarakat yang peduli akan lingkungan," kata Yuhelmi.

Kemudian Yuhelmi mengajak seluruh peserta aksi bersih-bersih untuk melakukan kolaborasi dalam membangun Desa Perapat Tunggal.

"Kita jadikan Desa ini sebagai desa yang mampu maju dan dikenal, untuk itu kita perlu kolaborasi, dengan kekuatan yang sama membangun daerah ini," ajak Yuhelmi.

Sementara Kepala Desa Perapat Tunggal Rahamad menyambut baik atas kegiatan yang dilakukan di daerahnya. 

"Kami berterima kasih, karena komunitas ini bersama dinas-dinas mau memperhatikan daerah kami, mau berjunjung dan membersikan pantai ini," ucap Rahamad.

Dalam kegiatan ini, Dinas Lingkungan Hidup menurunkan sejumlah petugas kebersihannya, selain untuk membersihkan pantai, juga melakukan pemilahan sampah-sampah yang telah dikumpulkan untuk selanjutnya dilkukan pengolahan.

Selain Kepala Dinas PMD Yuhelmi, terlihat ikut melakukan aksi bersih-bersih Pantai Perapat Tunggal yakni Kepala Dispersip Suwarto, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Perpustakaan dan Pemberdayaan Kegemaran Membaca Dispersip Yana Susilayeni, Kabid Kesehatan Masyarakat Diskes Eji Marlina, Kabid Pengolahan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Muhammad Saleh, Kabid Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Wasiah, Kepala Seksi Pengurangan Sampah Nurhasanah, Kepala UPT Wisata Chandra Kusuma, Kades Perapat Tunggal Rahamad dan masyarakat yang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa.

Dari kegiatan aksi bersih-bersih Pantai Perapat Tunggal ini, setelah ditimbang DLH, sampah pelastik yang terkumpul sebanyak 47, 5 Kg, kaleng 1,5 Kg dan kayu serta rantig-ranting pohon 12,7 Kg.***

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kabar Terbaru! Uji Vaksin Covid-19 Made in RI di 2021
Cegah Covid-19, Akses ke Pantai Selatbaru Ditutup
Penemuan Vaksin Corona Sulit, Imunisasinya Lebih Sulit
Ada yang Nyinyir dengan Aksi Tolak PKI di Bumi Lancang Kuning, Patut Dicurigai
Soal COVID-19, Siti Fadilah Yakin Indonesia Mampu Buat Vaksin Sendiri

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad