Home  / 
Grup Pengat Asal Siak Tampilkan Ciri Khas Melayu di Final Olimpiade Lawak 2020
Sabtu, 8 Februari 2020 | 20:44:36
istimewa
JAKARTA - Grup lawak asal Kabupaten Siak, Pengat, mewakili Provinsi Riau di Final Olimpiade Lawak 2020 tingkat nasional. Kompetisi ajang mencari bakat tersebut dilaksanakan Persatuan Seniman Komodi Indonesia (PaSKI) di kampus II Universitas Islam As-Syafii'yah Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (8/2/2020). 

Grup lawak yang berjumlah 4 personel yaitu Wak Zoel, Deni, Putra dan Yanto tersebut tampil memukau dan mengundang tawa ratusan penonton. Bahkan penampilan yang berdurasi selama 10 menit itu juga mampu memancing tawa dewan Juri Indro Warkop, Mi'ing Bagito dan Pandji Pragiwaksono. 
Turut disaksikan pelawak nasional seperti Jarwo Kwat, Deni Cagur, Qomar dan sejumlah pelawak ternama lainnya.

Cerita yang diangkat grup di bawah binaan pengurus daerah PaSKI Provinsi Riau ini pada event tersebut dipadukan dengan kebudayaan melayu Riau, seperti bahasa yang digunakan hingga berbalas pantun yang menjadi ciri khas masyarakat Bumi Lancang Kuning. 

"Saya rasa konsepnya sudah kuat. Kearifan lokalnya sudah tinggi, sehingga kelihatan sekali melayunya. Itu titik keberhasilan kalian," ucap Indro mengomentari penampilan Pengat dari Riau ini.

Namun demikian Indro tetap mengkitisi sekaligus memberikan masukan agar penampilan pada event dan moment acara lain bisa lebih kompak dan maksimal lagi. 

"Harus lebih maksimal lagi, digarap secara benar-benar. Tapi punya potensi dan kekuatan untuk diembangkan," tambahnya.

Hal senada juga diutarakan Pandji. Ia mengaku sangat terhibur menyaksikan penampilan grup lawak pengat. "Konsepnya baik sekali. Menyenangkan dan menyegarkan. Secara pertunjukan sudah oke. Paling kekompakan menurut saya belum optimal. Tapi Saya senang," timpal Pandji.

Sementara Mi`ing mengaku penampilan group lawak Pengat mengingatkan dirinya kepada salah satu pelawak senior di Indonesia yang berasal dari Riau, Otong Lenon. Bahkan mantan anggota DPR RI itu meyakini akan lahir penerus Otong yang mengharumkan nama Riau di kancah nasional, jika kemampuannya terus diasa terus dan berlatih dengan gigih. 

"Kearifan dan cirikhas lokalnya sudah nampak. Tapi logat Melayunya harus dieksplor lagi, karena keunikannya dengan daerah lain ada di situ (kearifan lokal). Mudah-mudahan ke depan bisa lebih bagus lagi,"

Meskipun sudah mendapat apresiasi dari dewan juri, grup lawak Pengat mengaku belum tampil maksimal. Namun demikian mereka merasa puas dan sudah memberikan yang terbaik, terutama mengangkat budaya daerah asalnya Provinsi Riau lewat komptisi lawak tingkat nasional. "Semoga hasilnya baik, sehingga mengharumkan nama Riau," ungkap Wak Zoel. (MCR)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Dipotong Dari Gaji Setiap Bulannya, Terkumpul Rp102 Juta untuk Zakat dari Dewan Siak
Sehat dan Tanpa Gejala, 1 Lagi Santri di Siak Dinyatakan Positif Covid-19
Positif Kedua Di Siak Datang Dari Klaster Magetan
Terima Bantuan dari Pemrov Riau, Pemkab Siak akan Salurkan BLT kepada 16.800 KK
PSBB Siak, Penyekatan Fokus di Perbatasan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad