Home  / 
Bupati Rohil dan Mahasiswa Tinjau Warga Pengidap Tumor di RS Arifin Ahmad
Senin, 7 Januari 2019 | 17:48:06
Humas Rokan Hilir
PEKANBARU, riaueditor.com - Mendengar informasi warganya mengidap penyakit diduga Tumor mulut yang dirawat di RS Arifin Ahmad Pekanbaru, Bupati Rokan Hilir H Suyatno bersama sejumlah mahasiswa asal Rohil di Pekanbaru langsung meninjau pasien Jamri Ricardo (30) Warga Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan hilir yang terbaring lemas di ruang kelas II RSUD Arifin Ahmad karena mengindap tumor mulut, Pada Minggu Malam (6/1/2019).

"Mendengar informasi ini hati Saya tergerak langsung datang ke RSUD Arifin Ahmad ‎jenguk mas Jamri setelah dengar informasi tentang penyakitnya. Kondisinya masih memprihatinkan, masih dalam pemulihan. Semoga Jamri lekas sembuh agar dapat beraktivitas seperti biasa lagi" Ungkap H Suyatno di sela-sela kunjungannya, di RSUD Arifin Ahmad didampingi sejumlah mahasiswa Latif, heri kurnia dan kawan kawan, Minggu malam (6/1/2019).

Pada kunjungan itu, H Suyatno langsung menelpon pihak RSUD Arifin Ahmad meminta untuk melakukan penanganan ekstra dan maksimal kepada pasien Jamri yang tak lain warganya dengan memberikan pelayanan yang terbaik dalam proses penyembuhan pasien.

"Inikan warga kita, makanya kita akan lakukan hal yang semaksimal mungkin dalam penyembuhan pasien ini. Semoga keluarga tetap bersabar dan terus berdoa," ujar Suyatno.

Secepatnya Dioperasi

Sementara itu Musa orang tua dari Dari Zamri Ricardo berharap agar anaknya secepatnya dilakukan penindakan medis (dioperasi).

"Terimakasih pak bupati sudah sudi melihat anak kami. Kami berharap dengan kedatangan bapak mudahan Zamri secepatnya di operasi," urai Musa dengan berlinang air mata kepada bupati Rohil.

Anak pertama dari lima bersaudara ini pasangan Musa dan Bastia ini juga berharap dirinya segera dilakukan tindakan medis.

"Udah satu bulan disini belum ditindak medis. Awak berharap segera dioperasi," ujai Zamri terbatah batah seraya mengucapkan terima kasih kepada bupati Rohil.

Bastia ibu Zamri menuturkan, belum dilakukan penindakan medis karena kondisi anaknya belum stabil.

"Alasan rumah sakit kondisi anak saya belum stabil. Makanya belum bisa dioperasi," Kata Bastia singkat. (Jon)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Panglima TNI Tinjau Karhutla di Kalimantan Barat
Bupati Suyatno Buka Diklat Prajabatan Golongan II dan III
Sekda Bengkalis Tinjau Karlahut di Dua Titik
Panglima TNI Tinjau Baksos Kesehatan TMMD di Samarinda
Bupati Suyatno Penuhi Undangan Presiden

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad