Home  / 
Pedagang Masker: `Meski Saya Sekeluarga Makan Dari Berjualan Masker, Namun Berharap Pandemi Cepat Berakhir`
Penulis: Ariq Aflah Riadi (Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNRI)
Sabtu, 2 Januari 2021 | 19:12:44
Foto: Ariq Aflah Riadi
PEKANBARU - Panas terik kota Pekanbaru tidak membuat Yogi Putra menyerah guna menyambung hidup. Yogi yang bekerja sehari-hari sebagai pedagang masker di pinggir jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru ini harus menghidupi dua adiknya, Rafi dan Yana di tengah pandemi ini.

Yogi berjualan masker sejak awal pandemi Virus Corona melanda Indonesia pada Maret lalu. Dia melihat ada peluang yaitu masker sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk terhindar dari penyebaran virus Corona. 

Ditambah Yogi yang awalnya pedagang baju di Pasar Pagi Arengka ini harus menerima pil pahit dimana lelaki berambut ikal ini tidak mampu lagi membayar sewa kios yang ditempatinya karena pendapatan penjualan baju berkurang sejak awal pandemi.

Saat ditanyai perihal pendapatan dari hasil penjualan masker, pria asal Pariaman, Sumatera Barat ini mengatakan cukup untuk menghidupi keluarganya. 

"Alhamdulillah cukuplah untuk makan sehari-hari, terus untuk mencukupi kebutuhan yang lain, kayak beli paket internet, beli bensin dan lain-lain," jelasnya.

Namun, setelah 8 bulan menjalani profesi sebagai pedagang masker pinggir jalan ini, Yogi terjebak dalam sebuah dilema. "Meskipun saya sekeluarga makan dari jualan masker, tapi saya tetap berharap pandemi ini cepat berlalu," ungkapnya.

Kalimat melankolis tersebut keluar dari seorang pedagang masker. Memang berjualan masker ini mendatangkan keuntungan, namun di sisi lain Yogi melihat kondisi selama pandemi ini cukup menyulitkannya. 

"Jualan masker ini mau tidak mau harus saya jalani, demi sesuap nasi. Tapi ini keadaan sangat sulit, saya ingin kehidupan kembali normal di mana saya bisa kembali berjualan baju seperti sebelum pandemi melanda negara ini," tutup pria berumur 27 tahun ini.(*)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kerahkan Alat Berat Kodim Putussibau Percepat Kegiatan TMMD Ke-110
Babinsa Kodim Yawa Bantu Percepat Pembangunan Gereja di Kampung Batu Zaman Papua
Adaptasi Masyarakat Digital di Masa Pandemi Covid-19
Pandemi Pengaruhi Performa Industri Media
Dana PEN Sangat Diperlukan Saat Pandemi

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter