UCAPAN RAMADHAN RIAUEDITOR
Home  / 
EMGS Gelar Seminar Pendidikan dan Peluang Studi ke Malaysia
Senin, 14 September 2015 | 20:58:47
ade/riaueditor.com
Pejabat Promosi Pendidikan Malaysia, Dr Wan Rosmini Hassan dan perwakilan dari EMGS, Helmy bin Sulaiman, saat melakukan conferensi pers specialed marketing mission.
PEKANBARU, riaueditor.com - Education Malaysia Global Services (EMGS), menggelar seminar pendidikan khusus untuk kepala sekolah dan guru. Kegiatan tersebut, dilaksanakan di ruang bertuah Hotel Pangeran, Pekanbaru Senin (14/9).

Pejabat Promosi Pendidikan Malaysia, Dr Wan Rosmini Hassan menjelaskan, EMGS merupakan sebuah inisiatif Pemerintah Malaysia yang dirancang khusus untuk siswa Internasional. Dimana, EMGS juga berfungsi sebagai `One Stop Centre` atau pusat layanan kepada siswa internasional.

"Peran utama EMGS adalah untuk menguruskan aplikasi visa siswa internasional yang melanjutkan studi ke perguruan tinggi umum (PTU) dan swasta di Malaysia. Termasuk pembaharuan visa tahunan dan aplikasi I-Kad mahasiswa internasional. EMGS juga mempromosikan Malaysia sebagai pusat pendidikan internasional di peringkat global," ujar Wan Rosmini.

Wan menambahkan, seminar ini juga menghadirkan, Konsul Malaysia di Pekanbaru, H Hardi Hamdin dan perwakilan dari EMGS, Helmy bin Sulaiman. Dimana, tujuan diadakan kegiatan tersebut adalah untuk memperkenalkan Malaysia sebagai tempat yang populer untuk mendapatkan pendidikan tinggi.

"Kantor MEPC sendiri telah beroperasi di Jakarta sejak tahun 2003, dan saat ini sudah pula sampai di Semarang, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. Ya, untuk mempromosikan Malaysia. Sampai saat ini, sudah lebih 8000 siswa Indonesia yang melanjutkan studi di Malaysia dan kami juga sudah mempunyai lebih 100.000 mahasiswa internasional dari lebih 100 negara sedang belajar di Malaysia," tambahnya.

Sementara, perwakilan dari EMGS, Helmy bin Sulaiman, menjelaskan, adapun beberapa alasan mengapa mahasiswa internasional memilih Malaysia sebagai tempat melanjutkan studi, diantaranya program pendidikan yang berkualitas, tempat belajar yang aman dan nyaman, biaya kuliah dan biaya hidup rendah, kursus yang dilakukan dalam bahasa Inggris dan lingkungan belajar Multicultural.

"Anda dapat menemukan hampir setiap kursus yang tersedia di Malaysia. Saat ini, kursus populer di kalangan mahasiswa internasional adalah subyek bisnis, kursus komputer, keperawatan, teknik dan pariwisata. Sementara untuk pilihan studi yang tersedia di sekolah-sekolah bisnis banyak di Malaysia, ada akuntansi, perdagangan, administrasi bisnis, pemasaran, manajemen, komunikasi dan keuangan," jelas Helmy.

Menurut Helmy, gelar sarjana dalam studi sosial dan psikologi juga ditawarkan di banyak universitas Malaysia. "Kami memiliki pengalaman yang indah bersama dengan mahasiswa dari negara Indonesia yang sedang belajar di perguruan tinggi di Malaysia. Kami juga percaya, bahwa kita bisa bekerja sama dan membina hubungan khusus dalam mengembangkan pendidikan yang akan melanjutkan keuntungan kedua negara," ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, lanjut Helmy, EMGS juga membawa delapan perguruan tinggi swasta Malaysia. Seperti, City University, Kolej Uniti, Kolej Universiti Geomatika, Kolej Pengurusan Penerbangan, Kolej Teknologi Timur, Kolej Antarabangsa Murni, Kolej Universiti Agrosains Malaysia dan Kolej Universiti Bestari.

"Kita berharap, kedepan dapat terjalin kerjasama yang baik. Mudah-mudahan dengan seminar kali ini, maka makin banyak siswa dari Riau yang melanjutkan studinya ke Malaysia," harap Helmy. (ade)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Sandiaga Uno Jabarkan Strategi Peluang Usaha di Masa Pandemi Kepada Milenial Riau
Quraish Shihab: Kemiskinan yang Paling Parah Adalah Kepala Batu
Kadiskes Riau Kembali Ingatkan Masyarakat Jangan Abai Patuhi Prokes
KPK Tetapkan Ketua DPD Golkar Jabar Tersangka Suap Bantuan Pemkab Indramayu
Sebut UU CK Lemah Tangani Kebun Ilegal di Kawasan Hutan, Yohanis: Mestinya Tembak Mati

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter