Home  / Puspen TNI
Baku Tembak dengan Aparat, 1 Anggota KKB Papua Tewas
Kamis, 10 Juni 2021 | 21:10:30
Sejumlah senjata dan amunisi yang disita TNI dari kelompok separatis usai terlibat baku tembak di Intan Jaya, Papua. (dok TNI)
JAKARTA - Kontak senjata kembali terjadi antara Satgas Nemangkawi dengan Kelompok Krimonal Bersenjata (KKB) Papua pimpinan Lekagak Telenggen. Pada peristiwa itu, tiga anggota KKB tertembakan dan satu orang di antaranya disebut meninggal dunia.

Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes Iqbal Alqudussy menyampaikan, insiden itu terjadi hari ini, Kamis (10/6/2021) di Kampung Eromaga, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak.

"Kelompok teroris KKB ini sudah semakin terdesak, tiga anggotanya berhasil dilumpuhkan dan penyebar hoaksnya berhasil kita tangkap. Bagi penyebar hoaks lainnya, agar bersiap TNI Polri akan menegakkan hukum," tutur Iqbal dalam keterangannya.

Menurut Iqbal, informasi dari masyarakat dan hasil pantauan drone menunjukkan, ada anggota KKB yang mengalami luka tembak atas nama Tinggiter dan Manis. Sementara satu orang lainnya nama Keminus Murib meninggal dunia.

"Negara tidak akan kalah dengan segelintir orang dengan hasrat politik yang menumbalkan masyarakat sipil dan menyebar teror di provinsi Papua Indonesia," jelas Iqbal.

Hoaks

Sebelumnya, Satgas Nemangkawi menangkap Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Merauke-Organisasi Papua Merdeka (OPM) berinisial EKM (38) terkait kasus dugaan ujaran kebencian dan SARA yang diunggahnya dalam akun sosial media Facebook Manuel Matemko.

Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudusy menyampaikan, penangkapan itu dilakukan pada Rabu, 9 Juni 2021 di kediamannya Jalan Perikanan Darat, Kabupaten Merauke, Papua, sekitar pukul 22.35 WIT.

"Jangan membuat berita hoaks atau tidak benar, memprovokasi masyarakat dengan berita-berita kebencian yang berakibat permusuhan di bumi Papua," tutur Iqbal saat dikonfirmasi, Kamis (10/6/2021).

Menurut Iqbal, EKM juga diduga telah menyebarkan informasi palsu atau hoaks di akun Facebooknya. Saat ini tim Satgas Siber telah membawanya ke Polres Merauke untuk dilakukan pemeriksaan digital forensik terhadap barang bukti yang diamankan.

"Masyarakat Papua ingin hidup damai," jelas Iqbal.

Adapun beberapa unggahan yang diduga melanggar tindak pidana antara lain, menyebarkan foto yang tidak sesuai dengan kejadian aslinya dengan catatan `Foto: Bandara Ilaga, Kab. Puncak Papua berhasil dibakar TPNPB, Kamis (03/06/2021)`.

Kemudian mengunggah tulisan, `Otsus gagal total, rakyat menolaknya dan menuntut referendum, ribuan pasukan dikirim, korban jiwa dimana-dimana, tokoh agama Katholik diteror OTK, issu teroris menggemah di tanah Papua. Pertanyaannya, Siapa peternak kejahatan kemanusian dan teroris di Indonesia dan Papua?`.

Atas perbuatannya, pelaku diduga melanggar Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008.

(sumber: Liputan6.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Pesawat di Bandara Ilaga Dibakar Teroris KKB Papua
Anggota DPRD Bangkalan Diduga Tembak Warga hingga Tewas
Kepala Suku di Paluga, Bantah Tidak Ada Aksi Pembakaran di Wilayahnya
Pentolan Teroris OPM Papua Alex Hamberi Dkk Menyerahkan Diri
Diancam Tembak Mati Oleh Teroris OPM, Kepala Suku Kimak: Jangan Takut, TNI-Polri Jaga Papua

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter