Home  / Puspen TNI
Panglima TNI: Sidang Ke 15 HLC Malindo Merupakan Forum Strategis Kedua Negara
Kamis, 22 Agustus 2019 | 22:16:36
Puspen TNI
KUALA LUMPUR - Sidang ke-15 High Level Committee Malaysia-Indonesia (HLC Malindo)  merupakan forum  yang bernilai strategis bagi kedua negara dalam menghadapi spektrum ancaman yang semakin kompleks.

Demikian disampaikan Panglima TNI  Marsekal TNI  Hadi Tjahjanto, S.I.P. selaku Ketua HLC Indonesia yang diwakili oleh Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji saat membuka sidang ke-15 HLC Malindo  bersama Panglima Angkatan Tentera Malaysia Jeneral Tan Sri Dato' Seri Panglima Haji Zulkifli bin Haji Zainal Abidin di Hotel Royale Chulan, Kualalumpur Malaysia, Kamis (22/8/2019).

Panglima TNI  Marsekal TNI  Hadi Tjahjanto, S.I.P.  menyampaikan berbagai tantangan dan ancaman perlu diperhatikan dan diwaspadai dengan seksama antara lain terorisme dan kejahatan lintas negara seperti penyelundupan manusia, penyelundupan barang, penyelundupan senjata, narkoba, serta permasalahan yang masih berkembang di wilayah Laut China Selatan. "Kemajuan teknologi memberi kemudahan untuk melaksanakan berbagai hal. Di sisi lain bahkan kelompok teroris dan aktor kejahatan lintas negara menggunakan teknologi siber untuk melaksanakan operasinya," tambahnya.

"Keamanan siber telah menjadi salah satu dari enam isu utama kerja sama militer, yakni bantuan kemanusiaan dalam penanggulangan bencana, misi pasukan perdamaian dunia, keamanan maritim, penanggulangan terorisme, kesehatan militer dan pemberantasan ranjau atas dasar kemanusiaan," kata  Panglima TNI.

Panglima TNI  Marsekal TNI  Hadi Tjahjanto, S.I.P  juga menyampaikan sidang ke-14 HLC Malindo tahun lalu telah dilaksanakan di Jakarta  menghasilkan berbagai kesepakatan yang bermanfaat bagi kedua pihak.  Empat komite bersama di bawah forum HLC Malindo sejauh ini secara umum telah melaksanakan kegiatan sesuai bidang masing-masing dengan baik di bidang operasi dan bidang non-operasi.

Sementara itu Panglima Angkatan Tentera Malaysia Jeneral Tan Sri Dato' Seri Panglima Haji Zulkifli bin Haji Zainal Abidin selaku ketua delegasi menyampaikan tujuan utama  sidang  ke 15 HLC Malindo sebagai platform kepada semua delegasi untuk bertemu secara resmi membahas isu-isu yang mempunyai kepentingan bersama terutama keamanan perbatasan Malaysia dan Indonesia.

Kerjasama yang komprehensif ini diharapkan mampu memberikan dampak yang positif serta bermanfaat bagi kedua negara khususnya di kawasan perbatasan dan  mampu mengatasi berbagai permasalahan di lapangan serta dapat mewujudkan kawasan perbatasan kedua negara yang lebih aman dan damai.(puspentni)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
BMKG Deteksi 1.362 Hotspot di Sumatera, 151 di Riau
Terdakwa Kasus Penggelapan Disidang di PN Pekanbaru
Gara Gara Selisih Data Pemilih, KPU Siak Diajukan Ke Sidang DKPP
Ditolak MK, Perkara PHPU Nasdem dan PDIP Kandas
Salah Tulis Alamat Caleg, KPU INHU Disidang DKPP

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad