Home  / Politik
Selain Banjir dan Air Bersih, Jalan-Jalan Rusak Parah di Pangkalan Kerinci Disorot Warga Kaitkan Sosok Pemimpin
Kamis, 19 November 2020 | 15:51:35
zul/riaueditor.com
PELALAWAN, riaueditor.com - Tak istimewa, begitu banyak pihak menyebut Pangkalan Kerinci yang notabene Ibukota Kabupaten Pelalawan bertahun-tahun masih saja diselimuti masalah serius seperti banjir,persoalan air bersih hingga masih banyaknya jalan-jalan umum yang belum tersentuh perbaikan seperti aspal maupun semenisasi.

Persoalan banjir,biang keladinya tak lain lumpuhnya drainase pembuangan air, sehingga bila hujan deras dengan durasi yang cukup lama tak pelak Pangkalan Kerinci dikepung banjir. 

Dari catatan riaueditor.com, mulai tokoh masyarakat,tokoh muda, anggota dewan, aktifis hingga rakyat biasa kerap bersuara lantang meminta pemangku kepentingan di daerah bermotto seiya sekata agar fokus untuk melakukan terobosan dan inovasi dalam mengurai permasalahan drainase lumpuh di Ibukota Pangkalan Kerinci. 

Sama halnya dengan soal air bersih, berulang kali warga mengeluhkan pelayanan air bersih, namun hingga kini belum juga terjawab tuntas.

Selain dua masalah di atas, pernasalahan jalan-jalan rusak di Ibukota juga disorot banyak pihak. Pasalnya jeritan dan pengaduan warga hingga berpuluh-puluh tahun seolah tak didengar.

"Inikan Ibukota, seharusnya menjadi cerminnya Kabupaten Pelalawan. Namun, hingga kini Pelalawan masih saja diselimuti masalah-masalah yang sangat mendasar. Banjir, air bersih, jalan-jalan yang rusak masih saja jadi keluhan warga. Ini seharusnya jadi fokus perhatian seorang pemimpin.Kepada siapa lagi Kami mengadu kalau tidak dengan Pemimpin dengan Pemerintahan yang dipimpinnya. Saya yakin warga berharap pemimpin yang dipilih di Pilkada Pelalawan nanti bukan calon pemimpin yang hanya berjanji tapi bukti untuk Pangkalan Kerinci yang lebih baik kedepannya sebagai Ibukota Kabupaten Pelalawan," papar Safrul (52) warga jalan pemda Pangkalan Kerinci, Kamis (19/14/2020).

Syafrul juga mengatakan agar pemimpin yang dipilih rakyat di Pilkada Pelalawan nanti fokus mengatas banjir dan kerusakan jalan di Ibukota Pangkalan Kerinci.  

"Kita ini masalahnya banjir dan banyak jalan yang belum diaspal. Aneh saja kalau di Ibukota masalahnya masih klasik. Tak ada keseriusan selama ini mengurai permasalah banjir,jalan rusak dan lain-lain di Ibukota ini. Pemimpin kedepan harus serius membangun dan menata kembali Ibukota Pelalawan ini. Ini wajah Pelalawan jangan malah tak dihiraukan," ucapnya.

Dilanjutkannya, siapapun nanti terpilih jadi Bupati dan Wakil Bupati,Kita minta fokus membangun jalan-jalan, memperbaiki drainase lumpuh di Ibukota serta mengelola ketersediaan air bersih dan masalah-masalah lainnya yang dihadapi warga. Jangan cuma janji-janji. Ini ibukota wajah Kabupaten Pelalawan," tegas para emak-emak yang ditemui riaueditor.com. (ZoelGomes)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Antisipasi Politik Uang pada Pilkada Serentak 2020 Polsek Kuala Kampar Lakukan Sosialisasi
7 Hari Jelang Pencoblosan, Bawaslu dan Polisi se Riau akan Patroli Money Politik
Dalam Rangka Pendisiplan Masyarakat Polsubsektor Pelalawan rutinkan Ops Yustisi
Abaikan Peringatan Pengawas, Seorang ASN Pelalawan Divonis 4 Bulan Penjara
Jokowi Tetapkan Pencoblosan Pilkada 9 Desember 2020 Hari Libur Nasional

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter