Home  / Politik
Kampanye Pilkada Tak Patuh Protokol, Satgas: Kami Tak Tolerir
Selasa, 22 September 2020 | 19:00:37
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito
JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menegaskan tidak mentolerir apabila terjadi aktivitas politik yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi meningkatkan penularan Covid-19.

Hal tersebut dikemukakan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito merespons penerapan protokoi kesehatan dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak.

"Kami tidak bisa mentolerir terjadinya aktivitas politik yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi peningkatan penularan. Kami semua harus betul-betul menjaga keselamatan bangsa ini dari Covid-19," kata Wiku dalam konferensi pers, Selasa (22/9/2020).

Wiku menjelaskan penerapan protokol kesehatan di masa Pilkada telah ditetapkan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) 6/2020 dan 10/2020, di mana penerapannya akan diawasi sejumlah pemangku kepentingan terkait.

"Keterlibatan baik pelaksana langsung seperti KPU dan badan pengawasnya seperti Bawaslu, serta perizinan satgas dan dinkes setempat, serta pengawasan dari bantuan tenaga ketahanan dan keamanan, dilakukan dengan ketat," katanya.

Wiku menegaskan, aktivitas politik dalam masa pilkada sah dilakukan selama tidak menimbulkan kerumunan massa yang berpotensi meningkatkan angka penularan Covid-19.

"Setiap kematian, setiap korban adalah hal yang harus kita hindari apapun kegiatan kita," katanya.

(CNBCIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Peringati Hari Santri Nasional 2020 di Bengkalis Kapolda Riau Berbasahan Dengan Ribuan Santri
Dipermak Munchen, Suarez Tragis di Liga Champions
Hasil Liga Champions: Liverpool Menang atas Ajax
Tuanzebe Tampil Hebat Usai Berguru kepada Cavani
Bawaslu Beri Rekomendasi Gugurkan 6 Paslon di Pilkada 2020

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter