Home  / Politik
Sejumlah Kader Nyatakan Mundur, Ini Tanggapan PDIP Sumut
Kamis, 30 Juli 2020 | 16:58:15
(Foto: istimewa)
Sekretaris DPD PDIP Sumut, Soetarto.
MEDAN - Keputusan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak mencalonkan Akhyar Nasution berbuntut panjang. Sejak Akhyar dikabarkan tidak lagi menjadi kader PDIP, sejumlah loyalisnya mundur dari partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Sekretaris DPD PDIP Sumut Soetarto menyesalkan keputusan kader PDIP yang menyatakan mundur. Dalam berpartai, setiap kader seharusnya memiliki etika berpolitik.

"Berpartai ini seperti bernegara, ada konstitusi dan aturan yang harus ditaati. Kami sesalkan ada kader yang mundur karena tak lagi sejalan, namun kami juga tak dapat menahan untuk bertahan," kata Soetarto, Kamis (30/7/2020).

Dikatakan Soetarto, setiap kader partai mestinya menjaga nama baik dan marwah partai. Menurutnya, partai juga memiliki mekanisme terhadap setiap oknum yang menciderai marwah partai serta melakukan tindakan indisipliner. Soetarto juga menepis statement miring yang menyebutkan Plt Ketua DPD PDIP Sumut, Djarot Saiful Hidayat terkait sejumlah kasus dugaan korupsi.

"Anggapan yang ada di media itu, ngawur dan tak berdasar. Saya kira publik tahu, siapa sosok Djarot Saiful Hidayat," ucapnya.

Menurut Soetarto, rekam jejak Djarot Saiful Hidayat telah terbukti sejak dia menjabat sebagai anggota DPRD, wali kota Blitar, wakil gubernur hingga gubernur DKI Jakarta.

"Saat ini Mas Djarot juga terpilih sebagai anggota DPR. Rakyat begitu percaya kepadanya," katanya.

Menjelang persiapan pilkada ini, lanjut Soetarto, PDIP tengah fokus menjaga soliditas partai hingga optimalisasi struktur partai.

"Kami tengah fokus, konsolidasi pembentukan anak ranting, ranting dan anak cabang di 33 kabupaten dan kota. Hal ini dilakukan agar mesin partai terus bergerak memenangkan paslon yang diusung oleh PDIP," ucap Soetarto

Soetarto juga optimistis PDIP Sumut dapat mengulang kesuksesan Pilkada Serentak 2020, sebagaimana Pemilu 2019 lalu.

"Kepada seluruh kader PDIP untuk tetap solid dan tidak terprovokasi, kita akan taat dan patuh keputusan ibu ketua umum," ucapnya.

(iNews.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Deklarasi Dukungan di Pilkada Inhu, Kades Talang Jerinjing Dituntut Lima Bulan Penjara
Polsek Kerumutan Pasang Baleho Money Politik Jelang Pilkada Pelalawan
Apel Kasatwil Tahun 2020, Kapolri Berikan Arahan Tegas Tentang Protokol Kesehatan
Hari Guru Nasional 2020, Mendikbud Nadiem Makarim Apresiasi Semangat Juang Tenaga Pendidik
Wagubri Paparkan Peran Zakat di Masa Pandemi Covid-19

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter