Home  / Politik
Dituding Lupa Diri, Bambang Soesatyo Minta Rizal Mallarangeng Tidak Usah Panik
Senin, 1 Juli 2019 | 08:20:10
(Doc. Net)
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo
JAKARTA - Ketua DPR, Bambang Soesatyo meminta agar Rizal Mallarangeng tidak perlu panik dan takut soal manuver dirinya yang akan maju sebagai Calon Ketum Partai Golkar dalam Munas Golkar 2019.

"Pesan saya kepada Pak Celi (Rizal Mallarangeng) santai saja, tidak perlu panik apalagi ketakutan. Permainan masih panjang, Pak Celi bukan politisi baru gede kemarin, jadi harusnya paham situasi," kata Bamsoet di Kantor KPU Jakarta Pusat, Minggu, (30/06/2019).

Ia kemudian menyinggung soal perolehan suara Partai Golkar di DKI Jakarta dalam Pemilu kemarin. Ia meminta agar Rizal bisa bertanggung jawab secara politik.

"Saya tidak mengerti, saya prihatin dan kasihan sama adik-adik saya di DKI. Pesan saya kepada Celi, saya ingatkan lebih baik beliau fokus kepada pertanggungjawabannya terhadap turunnya suara Partai Golkar dan hilangnya banyak kursi di DKI," ujarnya.

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto yang sudah memberikan amanah dan kepercayaan kepada dirinya untuk menjadi Ketua DPR.

"Pak Airlangga hanya perantara oleh Tuhan yang menyerahkan amanah itu kepada saya. Yang pasti, amanah sudah saya jalankan dengan sebaik-baiknya," jelas dia.

Ia berharap agar situasi di internal Partai Golkar segera kondusif. Ia tidak menginginkan partai kembali ada masalah dan konflik.

"Manakala itu (amanah) tidak dilakukan, maka jangan salahkan gras root itu pasti akan mempertanyakannya," tutur Bamsoet.

Sejumlah Ketua DPD Partai Golkar tingkat ll DKI Jakarta mencabut dukungannya terhadap Bambang Soesatyo (Bamsoet) untuk maju menjadi Calon Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Ketua DPD Jakarta Pusat Basri Baco mengaku, belum berkoordinasi dengan Plt Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Rizal Mallarangeng. Terkait dengan dukungan yang diberikan kepada Bambang Soesatyo.

Hal inilah yang menjadi dasar dukungan tersebut dicabut. Basri selaku perwakilan dari para Ketua DPD Kota DKI Jakarta mengutarakan, permohonan maaf dan mencabut dukungan secara resmi.

Belakangan, Rizal Mallarangeng mengingatkan Bamsoet untuk menahan diri terkait langkah politiknya menjadi Ketum Partai Golkar. Rizal menyebut Bamsoet memiliki banyak hutang budi kepada Airlangga Hartarto.

(jarrak.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Enam Pejabat Ajukan Permohonan Izin Maju Sekdaprov Riau
Kans Airlangga Jadi Ketum Golkar Lebih Besar
Menebak Menteri Jokowi dari Golkar, Airlangga Lagi?
Megawati Resmi Jadi Ketua Umum PDIP untuk Kelima Kali
38 Ribu Orang Ikut Voting Online Pilih Calon Anggota BPK

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad