Home  / Politik
People Power Ganti Istilah Jadi Gerakan Kedaulatan Rakyat
Selasa, 14 Mei 2019 | 21:18:13
(CNN Indonesia/Hesti Rika)
Amien Rais meminta para pendukung Prabowo tak lagi menggunakan istilah people power dan menggantinya dengan seruan Gerakan Kedaulatan Rakyat.
JAKARTA - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais meminta para relawan pendukung pasangan capres 02 tak lagi menggunakan istilah People Power. 

Berkaca dari kasus yang menyeret Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana, Amien meminta masyarakat tak lagi menggunakan istilah people power tapi mengubahnya dengan sebutan Gerakan Kedaulatan Rakyat. 

"Saya ingatkan Eggi Sidjana ditangkap polisi karena bicara People Power, kita sekarang gunakan (istilah) gerakan kedaulatan rakyat," kata Amien di Gedung Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5). 

Sebelumnya banyak relawan yang hadir dalam kegiatan pengungkapan fakta-fakta kecurangan Pemilu saat Prabowo berpidato berteriak istilah People Power. 

Berkali-kali teriakan itu menggema setiap kali Prabowo menyebut adanya kecurangan dalam Pemilu 2019 ini. 

Usai Prabowo berpidato, Amien pun mengajak agar masyarakat mengganti istilah itu dengan sebutan Gerakan Kedaultan Rakyat untuk menghindari penangkapan polisi seperti yang menjerat Eggi Sudjana. 

Koordinator Juru Bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak pun mengatakan apa yang diungkapkan oleh Amien merupakan satire politik soal penangkapan terhadap beberapa orang karena istilah people power itu. Padahal jelas kata dia, people power bukanlah sesuatu yang menakutkan. 

"Iya. Kedaulatan rakyat. Itu hanya kata-kata saja. Itu sebanarnya satire yg disampaikan pak Amien. People power itu bukan sesuatu yg sebenarnya menakutkan," kata Dahnil. 
Lihat juga: Langkah Gegabah Polisi Terapkan Pasal Makar

Lagi pula hal yang sebenarnya dari people power adalah sebuah ungkapan protes dari masyarakat. 

"People power itu ungkapan protes masyarakat. Pemilu juga people power. Jadi, saya mau menyebutkan yg tidak boleh itu anarkisme, yg tidak boleh itu mengganti dasar negara, nah itu makar," kata dia.

(cnnindonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Panglima TNI: Prajurit di Perbatasan Harus Menyatu dengan Rakyat
Panglima TNI: Pelihara dan Tingkatkan Terus Kemanunggalan TNI dengan Rakyat
Panglima TNI: Peran Prajurit TNI Akan Membentuk Kepercayaan Rakyat
Diperiksa 10 Jam, Amien Sebut ‘People Power’ Konstitusional
Kapolri Ancam Gunakan Pasal Makar untuk Aksi ‘People Power’

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad