Home  / Politik
Amien Rais Siap Pimpin Rakyat untuk Perang Total Merebut Kekuasaan
Rabu, 24 April 2019 | 19:19:49
(Doc. Net)
Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais
JAKARTA - Ketua Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais mengaku siap memimpin perang total dalam rangka memperebutkan kekuasaan.

Ketua Dewan Kehormatan PAN itu juga menyinggung soal istilah jihad jika memang terjadi perang total.

"Jadi kalau diajak jihad, saya paling depan Insya Allah," kata Amien saat menghadiri acara konsolidasi internal relawan Prabowo-Sandi di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur, Rabu, (24/04/2019).

Amien menegaskan, dalam sejarah tidak ada rakyat yang kalah melawan penguasa.

Itulah sebabnya, Amien mengaku, kubu Prabowo-Sandiaga Uno sangat siap menghadapi perang total.

"Kita kalau ada total war, kita lebih sanggup dari total war insya Allah, tidak ada ceritanya rakyat kalah sama penguasa," kata Amien.

Dalam berbagai bidang ilmu politik yang diakui telah dipelajarinya, dia menyebut tak ada penguasa yang mampu mengalahkan kemauan rakyat. Sebab suara rakyat kata dia sama saja dengan suara Tuhan.

Amien optimis, pada Oktober nanti akan ada pergantian dalam kepemimpinan Indonesia.

"Tenang saja, nanti akan ada pergantian yang sejuk, yang konstitusional, demokratis, itu kemauan kita tapi kalau ngajak perang total saya kira kita lebih bergembira ria," katanya.

Meski sebelumnya menggunakan istilah jihad, dia meminta kepada relawan yang hadir untuk mengubah 'bungkus' perjuangan mereka dari yang semula disebut sebagai jihad menggunakan istilah lain.

Bungkusnya, kata dia, akan bagus jika disebut sebagai people power yang memasukkan unsur agama lain dalam perjuangan tersebut.

"Kami tahu bungkus dari perjuangan kita itu jangan jihad, bungkusnya enggak boleh, nanti orang-orang barat wah ini negara Islam," katanya.

Namun, lebih baik, katanya, bungkusnya adalah perjuangan people power. "People power itu adalah yang Islam, yang Kristen, yang Katolik, yang Hindu, yang Budha, yang Kongucu bersama-sama untuk meruntuhkan kebatilan dan kezaliman yang sudah kelewatan ini," kata dia.

Baca Juga:  Kasian, Baru Dilantik Bupati Tulungagung Tersangka KPK Langsung Non-Aktif
Sebelumnya istilah perang total disampaikan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Moeldoko.

Hal ini merujuk pada strategi politik yang akan dilakukan TKN Jokowi-Ma'ruf Amin dalam memenangi Pilpres 2019.

(jarrak.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
33 Industri China Relokasi: 23 ke Vietnam, Tak Satupun ke RI
Ziarah Syuhada Perang Uhud dan Kisah Gugurnya Paman Rasulullah
Bukan AS-China, Kali Ini Perang Dagang Jepang-Korsel Memanas
Perang Dagang Kian Panas, Ini Komentar Trump Terbaru ke China
Trump ‘Hukum’ Perancis via Pajak Anggur, UE Siap Membalas

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad