Home  / Politik
Nomor Ponsel UAS Dibajak, Kirim Pesan Dukung 01
Kamis, 18 April 2019 | 16:23:24
instagram @ustadz Abdul Somad
Serangan terhadap ulama kondang ustaz Abdul Somad datang bertubi-tubi, setelah disebut menerima sejumlah uang dan rumah kini dia dituduh mendukung pasangan calon presiden 01 Jokowi-Ma'ruf.

Serangan ini terjadi pasca UAS menyatakan mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yakni pasangan capres-cawapres 02.

Dilansir dari akun instagram resminya UAS @ustadzabdulsomad yang dikutip VIVA, Rabu, 17 April 2019, dia memposting sebuah pesan dari ponsel yang menyebut dukungan kepada calon pertahana.

Handphone saya dibajak oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Harap hati-hati dan waspada atas berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan saya," tulis Somad di instagramnya.

Dari foto yang diunggah Somad tersebut, dia menunjukan SMS yang disebar dari nomor pribadinya ke semua kontak yang ada di ponselnya. Berikut isi pesan tersebut.

Bismillahirrahmanirrahin, saya UAS menyatakan dukungan kepada paslon 01 atas dasar pertimbangan terhadap umat dan masyarakat Riau.

Sebelumnya, Somad di fitnah melalui akun Twitter mantan pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Said Didu, @saididu, yang telah di-hack orang-orang tidak bertanggung jawab.

"Rapat UAS dg TV ONE yang sudah dibayar oleh PRABOWO utk mengkondisikan Dukungannya utk pasangan PAS tidak terlepas dari peran KARNI ILYAS. UAS Mendapatkan dana Milyaran Rupiah dari Prabowo yang diambil dananya di AYANA MID PLAZA untuk bangun ISTANA MEGAH," tulis Said Didu beberapa waktu yang lalu, dikutip VIVA dari twitternya, Minggu 14 April 2019.

Kepastian bahwa akun itu di-hack disampaikan oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Moh. Mahfud MD. Dia mengatakan, Said Didu sudah mengirimkan pesan kepadanya dan meminta tolong, agar Mahfud memberitahu jika akun Said di-hack.

(viva.co.id)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Ditolak UGM, Ustaz Abdul Somad Jadi Pembicara Seminar di UII
Kata UAS soal Tabliq Akbar di Pesantren Kudus yang Dibatalkan
Hasil Evaluasi APBD P 2019 dan APBD 2020 Kota Pekanbaru, Ketua DPRD: Rata-Rata yang besar-besar terkoreksi
Ini Anggota TNI Berpangkat Kopda yang Kuasai Tujuh Bahasa Asing
Bahas Evaluasi APBD, Fraksi PDI P Pilih Keluar dari Pembahasan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad