Home  / Politik
Bowo Sidik Ngaku Diminta Nusron Wahid Siapkan 400 Ribu Amplop
Selasa, 9 April 2019 | 20:27:00
(Ari Saputra/detikcom)
Bowo Sidik Pangarso
JAKARTA - Tersangka kasus dugaan suap anggota DPR Bowo Sidik Pangarso mengaku diminta Nusron Wahid menyiapkan amplop-amplop 'serangan fajar'. Namun Bowo tidak menjelaskan lebih lanjut soal itu.

"Diminta oleh Nusron Wahid untuk menyiapkan itu," kata Bowo setelah menjalani pemeriksaan di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (5/4/2019).

Bowo, yang merupakan anggota Komisi VI DPR, ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasti lewat seorang bernama Indung. Asty dan Indung juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Asty diduga memberi suap agar Bowo membantu proses perjanjian antara PT HTK dan PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog). Perjanjian itu ialah penggunaan kapal PT HTK untuk distribusi pupuk PT Pilog.

Total ada Rp 1,5 miliar yang diberikan Asty dalam 6 kali pemberian. Selain itu, Asty memberikan duit Rp 89,4 juta kepada Bowo lewat Indung saat terjadinya operasi tangkap tangan (OTT). Duit itu diduga sebagai pemberian ketujuh.

Selain itu, Bowo diduga menerima gratifikasi Rp 6,5 miliar dari pihak lain. Nah, duit Rp 1,5 miliar dan Rp 6,5 miliar itulah yang diduga berada di dalam 400 ribu amplop serangan fajar yang disita KPK tersebut.

sumber: detik.com

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Diperiksa KPK
KPK Sudah Tahu Harun di Indonesia Sebelum Info dari Imigrasi
Eks Ketum PPP Romahurmuziy Divonis Dua Tahun Penjara
ICW Kritisi Pertemuan Tim Hukum PDIP dan KPK
KPK Proses Surat Pengajuan DPO Harun Masiku

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad