Home  / Peristiwa
Diduga Data Tak Akurat, Dinkes Kota Pekanbaru Tarik Semua Vaksin Covid-19 dari Rumah Sakit
Selasa, 8 Juni 2021 | 18:49:24
Ilustrasi
PEKANBARU, riaueditor.com - Seluruh vaksin Covid-19 yang tersebar diseluruh rumah sakit di Kota Pekanbaru, Riau ditarik Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru (UPT lnstalasi Farmasi Kesehatan Kota Pekanbaru), Selasa (8/6/2021).

Penarikan vaksin ini dilakukan oleh Dinkes Kota Pekanbaru karena jumlah vaksin yang disuntikkan tak sesuai data yang diterima.

Hal ini diketahui setelah surat dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru tersebar luas. Surat itu ditujukan kepada seluruh direktur rumah sakit di Pekanbaru untuk segera mengembalikan vaksin Covid-19 ke UPT lnstalasi Farmasi Kesehatan Kota Pekanbaru paling lambat Senin (08/6/2021) sore dan ditandatangani oleh Kabid Sumber Daya Dinkes Pekanbaru, dr David Oloan Mars. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Arnaldo membenarkan prihal beredarnya surat tersebut. Menurutnya, vaksin Covid-19 harus segera dikembalikan ke UPT lnstalasi Farmasi Kesehatan Kota Pekanbaru) karena bermasalah.

"Vaksin Covid-19 ini diambil oleh fsilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes). Namun pelaksanaan ketika melakukan vaksinasi, data orang yang di vaksin tidak diinput ke P-care (pencatatan vaksinasi) dan SMILE (Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik)," kata Arnaldo.

Ia memastikan sudah banyak dosis vaksin yang telah didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit di Kota Pekanbaru. Namun hingga saat ini data jumlah orang yang divaksin tidak kunjung diterima dan terdata dalam P-care dan SMILE.

"Data orang yang di vaksin banyak yang belum diinput. Terkait penarikan vaksin ini berkaitan dengan data P-care dan SMILE," katanya.

Saat ditanyakan sejak kapan data vaksin dan jumlah penerima tidak sesuai, Arnaldo menuturkan jika ini sudah terjadi sebelum dia menjabat sebagai Pelaksana tehnis Dinkes Kota Pekanbaru dan ini tidak termasuk pada kegiatan vaksinasi massal yang baru saja diinstruksikan oleh Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Pekanbaru. 

"Sepertinya ini sudah lama dan tidak ada hubungan dengan vaksin massal kemaren. Kita hanya ingin supaya data ini real agar ketika kita minta vaksin Covid-19 ke pusat, orang pusat bisa kasih vaksin," jelasnya.

Sebelumnya proses vaksinasi Covid-19 di Riau khususnya di Kota Pekanbaru mulai gencar dilakukan setelah kunjungan Presiden Joko Widodo ke Provinsi Riau. 

Pelaksanaan terkait transparansi vaksinasi Covid-19 juga disorot oleh DPRD Riau, belum lagi prihal carut marut proses vaksinasi yang pelaksanaannya kerap memunculkan kerumunan.

Terbaru proses vaksinasi massal yang dilaksanakan di sebuah mall di Kota Pekanbaru juga dibubarkan Satgas Covid-19 Riau karena menumbulkan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. (**)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Polda Riau Bantu Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Siak
Batalyon Infanteri 642/Kapuas Laksanakan Kampanye Covid-19
Batalion Vaksin Polda Riau Back Up Vaksinasi Lansia Di Kampar
Panglima TNI Bersama Kapolri Rangkul Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat Untuk Tekan Covid-19 di Bangkalan
Panglima TNI Tinjau Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bangkalan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter