SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1442 H
Home  / Peristiwa
Gubernur Riau Syamsuar Kembali Lakukan Blunder, Jadikan Tersangka Dugaan Korupsi Sebagai Kabag ULP
Senin, 3 Mei 2021 | 13:11:42
riaueditor
PEKANBARU, riaueditor.com - Pejabat pemerintah Provinsi Riau kembali menjadi sorotan. Anak buah Gubernur Riau H Syamsuar, lagi-lagi terjerat kasus korupsi, setelah mantan Sekda Provinsi Yan Prana, dan beberapa pejabat lainnya, ternyata Gubri kembali lakukan blunder, dengan menempatkan Ekki Khadafi menjabat sebagai Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Riau.

Diketahui Ekki Khadafi berstatus sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi pembangunan gedung Pascasarjana FISIP Universitas Riau.

Informasi terakhir penyidik masih melakukan pelengkapan berita acara pemeriksaan (BAP) terkait kasus dugaan korupsi tersebut. 

Menyikapi hal tersebut, Gerakan Pemuda Mahasiswa Pekanbaru Peduli Keadilan (GPMPK) melakukan aksi damai sebagai teguran kepada Gubernur Riau H Syamsuar. 

Aksi dilakukan dengan membentangkan beberapa buah spanduk disekitar kantor Gubernur Riau Jalan Cut Nyak Dien pada Senin (3/5/2021) siang kemarin, sekitar pukul 11.00 Wib. 

Orator aksi Fajri, menyampaikan dalam argumennya, sangat tidak layak dan tidak mencerminkan kepatutan, seorang gubernur menjadikan tersangka korupsi sebagai pejabat pemerintahan.

"Kita mau uang rakyat jangan dimakan koruptor, tapi koruptor ditempatkan sebagai pelaksana lelang proyek. Untuk itu kami memintah Gubernur Riau agar segeta memecat Ekki Khadafi dari jabatannya sebagai Kabag ULP Provinsi Riau, kalau gubernur tidak berani, kami mempertanyakan integritas gubernur yang selalu menempatkan koruptor sebagai bawahannya," ungkap James.

Senada, Roni salah seorang massa aksi menambahkan, kami heran, mengapa Syamsuar blunder terus dalam menempatkan pejabat di pemerintahan provinsi Riau ini, ada apa?.

"Sebelumnya sekda yan Prana, lalu pejabat-pejabat yang ditarik dari Siak juga tersangkut kasus korupsi, sekarang Eki Khadafi , Gubernur sedang menjalankan kepentingan siapa?. Jika ini terus terjadi, berarti gubernur sudah tidak layak memimpin bumi lancang kuning ini," tutupnya. (**)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
H-1, NasDem Riau berbagi "Rendang Lebaran" dan 1 Ton Beras ke Masyarakat
Munawar: Pak Kapolda Riau Boleh Dong Sidak, Siang dan Malam Gelper Beroperasi di Pekanbaru
Bakal Lahir Punggawa Lembaga Adat Melayu Riau
Tinjau Pos Penyekatan Perbatasan, Kapolda Riau: Terimakasih Masyarakat Patuh
Aksi Diam di Kejati Riau, Pemuda dan Mahasiswa Kembali Tegur Gubri Syamsuar

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter