SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1442 H
Home  / Peristiwa
25 tahun Kuasai Tanah Ulayat Suku Sakai, Datuk Raja Puyan Gugat PT MII
Kamis, 8 April 2021 | 19:30:25
Kepala Suku Sakai Bathin Batuah, Datuk Raja Puyan usai mendaftarkan gugatan pidata ke PN Bengkalis belum lama ini.
BENGKALIS - Penguasaan lahan seluas 7.222, 54 hektar di kawasan Ulayat Suku Sakai Bathin Batuah Kabupaten Bengkalis yang diklaim milik PT Moriniwood Indah Industry (MII) selama kurang lebih 25 tahun, digugat perdata oleh Kepala Suku Sakai Bathin Batuah, Datuk Raja Puyan ke Pengadilan Negeri Bengkalis, Riau.

"Gugatan perdata tersebut kami layangkan pada awal Maret 2021 sesuai nomor perkara 9/Pdt.G/2021/Pn.bls oleh saya (Datuk Puyan,_red) didampingi penasehat hukum Swandi Jhon Prima, SH MH, Dirmawan Sirait SH dan Gunawan SH," kata Kepala Suku Sakai Bathin Batuoh Datuk Raja Puyan kepada Wartawan, Rabu (7/4/2021) di Pekanbaru.

Dikatakannya dalam gugatannya itu, Datuk Puyan menuntut agar lahan Ulayat yang mereka miliki berdasarkan piagam perjanjian (Besluit), Kerajaan Siak Sri Indrapura dengan Gouverlemen Hindia Nederland (Kerajaan Hindia Belanda) 28 Februari 1940 bersamaan hari 15 Muharam 1859.


"Apalagi PT. Muriniwood Indah Industry, anak perusahaan First Resource tersebut menguasai lebih kurang 7.222,54 hektare yang berada dalam kawasan Ulayat Suku Sakai Bathin Batuah," paparnya.

Datuk Puyan juga menyebutkan pihak PT MII dalam rangka pengelolaan dan penguasaan lahan tidak pernah diberikan izin oleh Bathin Suku Bathin Batuah dan selama penguasaan lahan Ulayat selama 23 tahun, tidak pernah memberikan kompensasi atau bantuan apapun terhadap anak kemenakan mereka.

Bahkan lanjutnya, kehidupan lebih kurang 400 KK anak kemenakan mereka berada dalam garis kemiskinan, akibat areal perladangan dan tempat menggantungkan hidup anak kemenakan suku sakai telah dikuasai oleh pihak PT Muriniwood Indah Industry.

"Saya sebagai Kepala Suku Bathin Batuah telah siap menggugat PT. Muriniwood Indah Industry di PN Bengkalis, karena kepedulian perusahaan tersebut kepada lebih kurang 400 KK anak kemenakan kami, tidak diperhatikan perusahaan," ujarnya.

Lebih lanjut Datuk Raja Puyan juga memaparkan bahwa berdasarkan informasi bahwa lebih kurang 4000 Ha lebih HGU PT. Morini Wood Industry akan segera berakhir.

Sedangkan lebih kurang 2100 Ha, diduga HGU nya tidak prosedural, karena belum mendapatkan izin pelepasan kawasan hutan dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan hidup.

"Kita akan segera gugat di PTUN Pekanbaru atas HGU non prosedural tersebut, sedangkan lebih kurang 300 ha juga dikuasai di luar perizinan HGU," pungkasnya.

Pengacara Suku Bathin Batuah, Suwandi Jhon Prima SH MH menyebutkan, pihaknya akan berusaha keras untuk memenangkan gugatan perdata agar pihak PT. Muriniwood Indah Industry mengembalikan tanah Ulayat kepada suku Bathin Batuah.

Sementara itu, Ketua DPD Barisan Relawan Jokowi Presiden (BARA-JP) Riau  Ir. Ganda Mora M.Si, mendukung penuh atas gugatan perdata yang diajukan oleh Kepala suku Bathin Batuoh dan sebagai Barisan Relawan jalan Perubahan akan turut memperjuangkan terkait hak ulayat tersebut.

Termasuk menyurati dan melaporkan pihak terkait atas penguasaan lahan di luar HGU dan penguasaan lahan dengan HGU yang diduga penerbitannya belum memperoleh izin pelepasan dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan hidup (KLHK).

"Kita juga minta agar pihak Komisi Yudisial (KY) mengawasi proses peradilan, agar hakim dapat menjalankan proses peradilan dengan seadil adil adilnya," ujar Ganda Mora.***

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Kabur, Bos Bursa Kripto di Turki Bawa Aset Nasabah Rp 29 Triliun
Iptu Razali: Polisi Teladan yang Bertekad Wujudkan Tanggungjawab Tugas Untuk Masyarakat
PT Adei Pecat Karyawan Tanpa Bayar Hak, Soniwati: Ini Bentuk Penjajahan Nyata di Negeri Ini
Hadapi Terorisme, Indonesia Bisa Adaptasi Strategi CTAP Selandia Baru
Ketum Dharma Pertiwi: Wanita TNI Harus Adaptasi Dengan Perkembangan Jaman

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter