Home  / Peristiwa
Kesehatan Rizieq Shihab Mengkhawatirkan Jelang Putusan Praperadilan
Sidang pembacaan putusan praperadilan belangsung hari ini
Selasa, 12 Januari 2021 | 14:57:48
(ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab (tengah) berjalan menuju mobil tahanan usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (13/12/2020) dini hari. Rizieq Shihab ditahan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyidikan perkara kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 terkait kerumunan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta pada 14 November lalu.
JAKARTA - Sidang pembacaan putusan praperadilan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq SHihab bakal digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada hari ini, Selasa (12/1/2021) pukul 14.00 WIB.

Rizieq diketahui menggugat status tersangka yang disematkan kepadanya dalam kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

"Doa supaya hakim diberi petunjuk untuk dapat menghindarkan HRS (Habib Rizieq Shihab) dari dugaan penegakan hukum diskriminatif dan kriminalisasi," kata tim kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, dilansir 
IDN Times, Selasa (12/1/2021).

1. Kondisi kesehatan Rizieq dalam keadaan kurang baik dan mengkhawatirkan

Ketika ditanya tentang kondisi kesehatan Rizieq jelang sidang, Aziz mengungkapkan bahwa pentolan FPI tersebut sedang tidak sehat dan tak akan mengikuti agenda sidang.

"Kondisi kesehatan beliau kurang baik dan mengkhawatirkan," kata dia.

Dengan berjalannya sidang ini, Aziz berharap agar hati para hakim bisa terbuka untuk berlaku adil.

Walaupun kesehatan Rizieq sedang menurun, Aziz memberikan apresiasi kepada Satuan Tahana dan Barang Bukti (Tahti) serta kedokteran dan kesehatan Polda Metro Jaya (Dokkes) yang dinilai baik menangani kesehatan Rizieq.

"Alhamdulillah kami apresiasi Tahti dan Dokkes Polda yang baik dalam penanganan HRS di tahanan, dan juga sehubungan dengan kondisi kesehatan beliau," ujarnya.

2. Kuasa hukum sebut pasal penghasutan dan karantina tidak tepat

Azis sebelumnya mengatakan, penggunaan Pasal 160 KUHP tentang penghasutan untuk menjerat kliennya tidak tepat. Ia pun menuding polisi memakai pasal tersebut sebagai dalih agar bisa menahan Rizieq.

Menurut dia, Pasal 160 KUHP digunakan polisi karena Pasal 216 dan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan yang juga digunakan polisi tidak memungkinkan dijadikan dasar untuk menahan Rizieq.

3. Sidang praperadilan berlangsung pada 4 Januari 2021

Sebelumnya pada 4 Januari 2021, PN Jakarta Selatan menggelar sidang perdana praperadilan yang diajukan Rizieq Shihab. Kala itu dia juga tak hadir.

Berkas gugatan praperadilan itu didaftarkan ke PN Jakarta Selatan pada Selasa 15 Desember 2020. Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI) Azis Yanuar mengatakan, upaya hukum ini dilakukan untuk menegakkan keadilan serta memberantas dugaan kriminalisasi ulama.

"Dugaan diskriminasi yang terus menerus diduga terjadi pada masyarakat. Terutama jika berlainan pendapat dengan pemerintah," kata dia kepada IDN Times, Selasa 15 Desember 2020.

(sumber: idntimes.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Penyidikan Kasus 6 Laskar FPI Dihentikan Polri
Intel Polisi Dikira Maling di Tanah Abang Sudah Dipecat
Wagubri Hadiri Pelantikan Pengurus DPP Lembaga Laskar Melayu Bersatu
Anjurkan Nikah Usia 12 Tahun, KPAI Laporkan Aisha Weddings ke Polisi
Polisi Tangkap Pendiri Pasar Muamalah di Depok

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter