Home  / Peristiwa
Hadiri Deklarasi Toleransi Lintas Agama, Wakapolda Riau: Radikalisme Perlu di Waspadai
Kamis, 24 Desember 2020 | 23:07:54
riaueditor
PEKANBARU, riaueditor.com - Wakapolda Riau Brigjen Pol Tabana Bangun menghadiri dialog kebangsaan dan deklarasi toleransi lintas agama yang bertemakan, "Toleransi Beregama di Tengah Keberagaman, Tolak Intoleran dan Radikalisme serta Deklarasi bersama Kedamaian untuk Riau" di ballroom Hotel Ayola Pekanbaru, Kamis (24/12/2020).

Dikesempatan tersebut, Brigjen Pol Tabana Bangun juga diminta untuk menjadi pembicara dialog kebangsaan yang pesertanya dibatasi tidak lebih dari 20 orang karena alasan protokol kesehatan (Prokes).

Menurut Wakapolda, dengan adanya dialog kebangsaan dan deklarasi toleransi lintas agama ini dapat membangun gagasan dan pemikiran yang dapat membangun Provinsi Riau yang lebih maju lagi.

"Karena Riau adalah daerah yang sangat memiliki potensi untuk memberikan makna positif bagi daerah-daerah lain dan suatu kebahagiaan dan kebanggaan bagi masyarakat yang bisa hidup rukun di Riau ini," tutur Brigjen Pol Tabana Bangun.

Wakapolda juga berharap melalui forum ini dapat mendorong dan membangkitkan masyarakat Riau untuk pro aktif membela kebenaran yang ada.

"Radikalisme perlu diwasdai karena dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya perselisihan di antara komponen bangsa yang dapat merusak sendi sendi kehidupan bersama," pungkasnya.

Selain Wakapolda Riau, Budayawan Riau Syaukani Alkarim, Junaidi Lubis (dosen UIN), Junelka Lisendra Padang (Ketua GMKI), Wanzul Fazli Intizam (Ketua GMNI Pekanbaru), Muhammad Fauzi (Ketua Komisariat UIN Riau) dan Sekjen PMKRI Erika Yulviani Saragih ikut menjadi pemateri dialog.

Adapun isi Deklarasi Toleransi Toleransi Lintas Agama ini adalah :

1. Menolak Rasisme dan menolak Intoleransi yang dapat memecah sesama anak bangsa.

2. Membangun dan Memperkuat toleransi antar agama, suku, ras dan etnis dalam rangka mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah hidup beragama.

3. Menolak segala bentuk kekerasan dan tindakan radikalisme atas nama agama.

4. Mendukung aparat penegak hukum dalam hal ini Polda Riau untuk menindak segala bentuk usaha-usaha dalam rangka mengganggu kesatuan dan persatuan di Negara Indonesia, terkhusus wilayah Provinsi Riau. (**)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
PNS Pengadilan Agama Pekanbaru Tewas Setelah Nekad Bakar Diri
Tokoh Agama Rantau Bais Kecamatan Tanah Putih Dukung Calon Kapolri Yang Diajukan Oleh Presiden
Jumlah Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Riau Tahun 2020 Menurun
Dua Jam Kemacetan di Jalan Lintas Sumatera Bandar Sei Kijang Dapat Teratasi
Danramil 14/Kepenuhan Laksanakan Deklarasi Netralitas ASN di Halaman Kantor Polsek Kepenuhan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter