Home  / Peristiwa
Peringati Hari Santri Nasional 2020 di Bengkalis Kapolda Riau Berbasahan Dengan Ribuan Santri
Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:02:56
BENGKALIS, riaueditor.com - Hujan yang mengguyur sejak subuh di Kabupaten Bengkalis, Riau, tak menyurutkan semangat ribuan santri Pondok Pesantren Modern Nurul Hidayah, Bantan, Bengkalis, untuk mengikuti Peringatan Hari Santri Nasional 2020, Kamis (22/10).

Walau baju telah basah oleh guyuran hujan, ribuan santri ini tampak antusias dan tetap berada di lapangan.

Semangat itu membuat Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi yang menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2020, kagum dan bangga.

Usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2020, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi langsung mendatangi seorang santri kecil. 

"Sudah hafal Alquran?," tanya Kapolda Irjen Pol Agung Setya dan dijawab Sudah Pak," jawab santri tersebut. "Coba lantunkan ayat-ayat pendek, kamu hafal, nak," kata Irjen Pol Agung dengan nada kebapakan. 

Santri tersebut kemudian dengan lantangnya melantunkan satu ayat di dalam Juz Amma atau Juz 30 Alquran secara fasih dan tanpa ada kesalahan. 

Tak ada sedikit pun rasa grogi ia melantunkan hafalan tersebut di depan Pimpinan pondok, Penjabat Bupati Bengkalis Syahrial Abdi, hingga puluhan orang yang mengelilinginya. 

Usai bacaan tersebut dilantunkan, Irjen Pol Agung Setya kemudian bertanya. "Cita-citamu nak, mau jadi apa," tanya Kapolda. 

"Mau jadi dosen Pak," kata santri itu. "Wah Pak Kiai, anak kita ini mau jadi dosen. Mulia sekali," kata Irjen Pol Agung bangga. 

Selanjutnya, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi pun langsung menggendong santri tersebut di depan banyak orang.

Sebelum berpisah, santri kecil tersebut lalu menyalami Kapolda dengan mencium tangannya, tanda hormat kepada orang tua. "Saya jadi ingat hafalan anak saya," kata Agung Setya. 

Saat menjadi Inspektur Upacara di Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Bengkalis, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, hujan rintik yang turun merupakan rahmat Allah yang tidak habis-habisnya. 

"Saya sebenarnya terganggu dengan tenda ini. Saya ingin merasakan, apa yang dirasakan bersama-sama dengan adek-adek, anak-anak saya, santri. Saya ingin merasakan Rahmat Allah SWT ini," kata Kapolda Riau. 

Agung menjelaskan, santri bukanlah orang-orang yang termarjinalkan, atau terbelakang. Keputusan anak-anak dan adek-adek, tutur Kapolda Riau, menjadi santri adalah keputusan benar. 

"Yakini itu. Orang tua mengajak dan mengarahkan kita untuk mondok di sini, merupakan yang benar. Negara yang besar adalah negara disiplin, seperti sekarang ini, di depan saya ini. Disiplin semuanya," kata Agung. 

Anak-anak santri sedang belajar di pesantren, tutur Kapolda, sedang dibekali untuk masa depan. Tidak ada seseorang yang sukses tanpa dibekali, atau diwarisi orangtuanya. Melainkan, jelasnya, dibekali sejak dini. 

Penempaan saat dibekali seperti hari-hari ini, kata Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyakitkan. Namun, sejatinya akan dipetik di masa-masa akan depan.

Kelak, harap Agung, 25 tahun lagi, para santri, adek-adek semua bisa seperti saya, bahkan melebihi orang tua-orang tua kini menjabat. 

"Dalami ilmu di sini sebanyak-banyaknya, jadikan itu bekal di masa datang. Belajar dari guru-guru dan teman teman yang ada di sekitar kita. Nilai-nilai yang ada di pondok pesantren adalah nilai-nilai dipastikan kelak berguna sebagai generasi penerus bangsa ini," pesan Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi. 

Agung menceritakan, ia lahir dan besar dari orang tua berprofesi sebagai guru, dididik dengan disiplin serta dibekali dengan baik hingga menjadi Kapolda Riau seperti sekarang ini. 

Orang tua, tuturnya bermimpi adek-adek semua, anak-anaknya bisa melebihi pencapaian mereka.

"Saya masih ingat apa-apa saja pesan dari orang tua ke saya sejak saya kecil dahulu. Yakinlah dan patuhlah kepada kedua orang tua mu. Saya menjadi Kapolda kedua orang tua saya sudah tiada. Berbaktilah, doakan kedua orangtua kita," pesan Agung sebelum mengakhiri sambutannya. (**)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Polsek Bunut Gencarkan Operasi Yustisi Dimalam Hari
Polsek Pangkalan Lesung Laksanakan Gat Pam Kampanye Dialogis Paslon Bupati Pelalawan
Polsek Langgam Sosialisasi dan Patroli Dialogis Keamanan dan Covid-19
Polsek Langgam Ungkap llegal Loging di Areal PT NSR Desa Segati
Apel Kasatwil Tahun 2020, Kapolri Berikan Arahan Tegas Tentang Protokol Kesehatan

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter