Home  / Peristiwa
Tukang Ojek dan Prajurit TNI di Papua Tewas Diserang KKB
Kamis, 17 September 2020 | 23:06:13
(Antara Foto/Evarianus Supar)
Ilustrasi. Ambulans TNI mengevakuasi jenazah korban penembakan KKB.
JAKARTA - Seorang tukang ojek bernama Badawi (51) menjadi korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua.

Kepala Penerangan Kogabwilhan III, Kolonel IGN Suriastawa mengatakan penyerangan terjadi Kamis (17/9) sekitar pukul 10.50 WIT di belakang SD YPPK Santo Misael, Kampung Bilogai. Korban mengalami luka akibat bacokan senjata tajam.

Suriastawa menyatakan korban lantas dievakuasi oleh masyarakat bersama aparat TNI-Polri ke Puskesmas Bilogai. Di Puskesmas, korban langsung ditangani oleh tim medis namun tak tertolong.

"Karena kehabisan darah akhirnya Korban meninggal dunia di tempat," kata Suriastawa dalam keterangan resminya, Kamis (17/9).

Tak lama setelah insiden tersebut, siang harinya atau sekitar pukul 14.20 WIT, KKB menyerang seorang aparat TNI bernama Serka Sahlan yang sedang dalam perjalanan membawa logistik. Serka Sahlan tiap harinya bertugas sebagai Babinsa di Hitadipa.

"Korban mengalami luka tembak sehingga langsung meninggal dunia di tempat dan dievakuasi ke Puskesmas Bilogai," kata dia.

Suriastawa mengatakan bahwa aparat keamanan TNI/Polri sedang melakukan pencarian dan pengejaran terhadap pelaku. Ia memastikan situasi Sugapa, Kabupaten Intan Jaya tetap normal. Namun masyarakat diimbau untuk waspada.

Ia juga menyayangkan kejadian penyerangan terhadap warga sipil yang tak berdosa oleh KKB. Ia berharap aksi-aksi itu bisa dihentikan agar masyarakat Papua hidup tenang dan damai.

"Pimpinan TNI melalui Kapenkogabwilhan III menyampaikan rasa prihatin dan duka yang mendalam serta berharap kejadian ini tidak terjadi lagi demi kedamaian dan kesejahteraan masyarakat Papua secara keseluruhan," kata dia.

Serangan yang menewaskan Serka Sahlan ini dibenarkan oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). 

"Kami menembak satu anggota TNI di Intan Jaya sekitar pukul 14.10 WT. Rombongan Satgas Apter Koramil Hitadipa ditembaki oleh tentara TPNPB Kodap VIII Wilayah Intan Jaya dan terjadi kontak tembak sekitar tiga menit. Akhirnya Serka Sahlan terkena tembakan," demikian keterangan resmi dari juru bicara TPNPB, Sebby Sembom kepada CNNIndonesia.com.

Penyerangan terhadap masyarakat sipil dan prajurit TNI oleh KKB kali ini hanya berselang 3 hari dari kejadian penyerangan sebelumnya Senin (14/9).

Saat itu, pihak yang diduga KKB melakukan penyerangan yang mengakibatkan 2 warga sipil menjadi korban dan sekarang masih dirawat di RSUD dan RSMM Timika.

(CNNIndonesia.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Aspers Panglima TNI: Bintal Fungsi Komando Miliki Peran Strategis Dalam Membangun Mental Prajurit
TMMD Kodim 1711 Boven Digoel Sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI AD
Satu Keluarga Tewas Terkena Jebakan Tikus, Polisi Tetapkan Dua Tersangka
Tak Pedulikan TIM TPGF, KKSB Nduga Tembaki Warga
Mengenang Seminggu Kepergian Serka Sahlan Korban Penembakan KKSB

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter