Home  / Peristiwa
Sepak Terjang Pimpinan KKSB OPM Hengky Wamang yang Ditembak Mati
Selasa, 18 Agustus 2020 | 20:06:19
(Foto: Ist/Chanry Andrew S)
Hengky Wamang
JAYAPURA - Tim gabungan Polri dan TNI akhirnya berhasil menembak mati, pimpinan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) wilayah kali Kopi Timika, Hengky Wamang, Minggu 16 Agustus 2020 dalam suatu operasi penegakan hukum.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw di Jayapura pada Senin 17 Agustus 2020 mengumumkan keberhasilan Satgas Nemangkawi dalam operasi penegakan hukum tersebut. Dari catatan kepolisian, dalam penindakan itu, anggota telah melakukan persiapan yang sangat matang mengingat tersangka sangat licin dan kerap lolos dari penggerebekan aparat keamanan.

Hengky Wamang tertembak pada bagian perut dan lengan kanan saat penangkapan, di mana yang bersangkutan terpaksa dilumpuhkan karena hendak melawan aparat. Dari penggerebekan itu, aparat keamanan berhasil mengamankan ratusan barang bukti di antaranya berupa senjata api, ratusan butir amunisi dan dokumen organisasi Papua merdeka lainnya.

Hengky dilahirkan di Timika pada 6 Juli 1989. Pria tamatan S1 ini mempunyai rekam jejak pendidikan, merupakan lulusan SD dan SMP Bonaventura. Menamatkan SMA di SMA di Timika. Dan S1 di salah satu universitas di Papua. Hengky juga tercatat pernah bergabung dengan Paskibraka Kabupaten Mimika

Dari penelusuran Okezone.com. Hengky Wamang menjabat sebagai Panglima TPNPB OPM wilayah III Mimika, di mana sebelumnya dia menjabat sebagai Kepala Staf Umum wilayah III Mimika yang merupakan sayap militer OPM.

Sejak meninggalnya Kelly Kwalik Panglima Kodap III Kali kopi, Hengky Wamang mengambil peran sebagai Panglima, di mana sebelumnya Hengky merupakan kepala staf umum dalam kelompok mereka.

Dari data kepolisian, Hengky Wamang merupakan tokoh yang mengajak beberapa anggota KKB wilayah pegunungan tengah masuk ke Tembagapura (areal PT Freeport) untuk melakukan aksi gangguan keamanan.

Okezone mendapatkan sejumlah catatan tindakan melanggar hukum yang dilakukan oleh Hengky Wamang dan pengikutnya di antaranya:

1. Aksi penembakan terhadap karyawan PT FI DI MP52 Tembagapura 11 Juli 2009, korban: Drew Nicholas Grant (meninggal dunia).

2. Aksi penembakan karyawan PT FI DI MP51 Tembagapura TEMBAGAPURA 12 Juli 2009, korban: Markuas Ratealo (meninggal dunia), Edi Piter Bunga (luka), Markus Satu (luka), Petrus Padang (luka), Kamarudin (luka), Ipti Adam Hari (luka), AKP Anggun Cahyono (luka).

3. Aksi penembakan karyawan PT FI DI MP 54 Tembagapura 15 Juli 2009, korban: Bripka Jemi Reinhard (luka), Bripda Sumaji (luka), Briptu Saldis Rumaropen (luka), Briptu Supriadi (luka).

4. Aksi penembakan ID Card karyawan PT FI 16 Februari 2018 di Kampung Kimbeli, Tembagapura. Peran Hengky sebagai orang yang memberikan perintah aksi sekaligus pelaku aksi pembakaran.

5. Aksi pembakaran SD Banti dan RS Banti 24 Maret 2018 di Kampung Banti, Tembagapura. Peran Hengky sebagai orang yang memberikan perintah sekaligus pelaku aksi pembakaran.

6. Aksi penembakan 3 triler 2 LWB dan 1 Rantis 1 Desember 2017 di MP 60, 61 Tembagapura, korban: Adventus Unggu Nugroho (luka). Peran Hengku sebagai pelaku penembakan.

7. Deklarasi KKB Gabungan Papua di Ilaga, Kabupaten Puncak 1 Agustus 2020 yang bertujuan untuk melakukan aksi gangguan penembakan di Tembagapura. Peran Hengky sebagai salah satu yang mencanangkan atau merencanakan giat deklarasi.

8. Aksi penembakan karyawan PT FI di Kuala Kencana 30 Maret 2020. Korban: Graeme Thomas Wael (meninggal dunia), Ucok Simanulangkit (luka), Jibri Bahar (luka). Peran Hengky sebagai perencana aksi atau penanggung jawab.

Sementara itu, pasca-dilakukan penegakan hukum, beberapa pasukan yang sebelumnya berada di markas Kalikopi ata markas KKSB OPM, mereka melarikan diri secara terpisah. Anggota KKB yang melarikan diri di antaranya Alvin Elas, Jarianus Beanal, Aperanus Beanal, Johan Kelanangame, Amoko, Geramus Elobo, Kerenius Alom dan Penison Amisin.

Kepastian kematian Hengky Wamang, aparat keamanan melakukan serangkaian pencocokan data dan informasi IT, pencocokan atribut serta fisik yang bersangkutan dan keterangan salah seorang tersangka yang telah diamankan sebelumnya.

Selain menembak mati Hengky Wamang, Panglima KKB OPM, tim Satgas Nemangkawi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya

1. 1 pucuk rakitan revolver

2. 2 pucuk senpi rakitan

3. Amunisi total 406 butir

a. Amunisi 5,56 mm tajam sebanyak 335 butir

b. Amunisi 5,56 mm karet sebanyak 28 butir

c. Amunisi 7,62 mm Ak 47 sebanyak 25 butir

d. Amunisi campuran sebanyak 18 butir

e. 3 buah magazine SS1

f. 1 buah magazine M16

g. 1 buah magazine Ak 101

h. 18 buah HP

i. 2 buah teropong

j. 3 buah bendera BK

k. Uang tunai Rp22.467.000

Selain menembak mati Hengky Wamang, pasukan gabungan juga berhasil mengamankan satu orang pria di lokasi penggerebekan, yang bersangkutan diduga sebagai ajudan dari Hengky Wamang. Pria tersebut kini telah diamankan sementara di Polres Mimika.

(okezone.com)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Gerombolan KKSB Hadang dan Tembaki Patroli TNI
Satu Jam Baku Tembak di Papua, TNI Rebut Senpi dan Lukai Anggota KKSB
Aksi Kebrutalan KKSB Terulang Lagi
Pemprov Riau Proses PAW Pimpinan Dewan Selama 7 Hari
TNI: KKSB Terapkan Taktik Licik dan Korbankan Masyarakat Sipil

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter