Home  / Peristiwa
Miris, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Riau Solo Terancam Diusir dari Asrama
Sabtu, 8 Agustus 2020 | 12:57:33
istimewa
PEKANBARU - Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Riau Surakarta (IKPMRS) terancam bakal diusir dari asrama atau rumah kontrakan di Kota Solo. Mereka mengaku tak sanggup membayar perpanjangan kontrakan yang segera jatuh tempo akhir Agustus 2020 ini.

Miris memang, sejak berdirinya sekitar Tahun 1989 pelajar dan mahasiswa Riau Surakarta tidak memiliki asrama tetap di kota Solo. Padahal selama itu Pelajar dan Mahasiswa di sini bersinergi memperkenalkan budaya Riau di Surakarta atau Solo dalam iven-iven yang diadakan pemerintah kota Solo mulai dari tingkat Nasional hingga Internasional.

Pemerintah Provinsi Riau selama ini cuma bisa mengiming-imingi akan dibuatkan asrama permanen untuk mahasiswa Riau di Solo. 

"Oleh sebab itu, setiap tahun pula kita mengajukan proposal ke pemprov Riau terkait asrama permanen tersebut, namun tidak pernah menjadi perhatian serius dari peprov Riau sehingga belum terealisasi hingga sekarang," ujar mereka dikuti dari portal otdariau.com, Sabtu (8/8/).

Karena belum memiliki asrama permanen, sejak dari pendahulu kami sampai saat ini, kami berinisiatif mengontrak sebuah rumah untuk dijadikan sekretariat (asrama) sebagai tempat berkumpul dan mengadakan pertemuan-pertemuan. 

"Mengontrak rumah itu telah kita mulai dari tahun 90-an, walaupun sekretariat kita berpindah-pindah. Selama ini untuk kegiatan-kegiatan kita menggunakan iuran pribadi dari mahasiswa atau bantuan dari Dewan Pembina dan senior, namun untuk perpanjangan sewa kontrak asrama kita selalu mendapatkan bantuan dari Gubernur Riau sebelumnya," ungkapnya.  

Sementara untuk sewa kontrak tahun 2020-2021 sudah jatuh tempo diakhir Agustus ini, namun hingga saat ini belum ada kebijakan yang jelas yang diberikan oleh pemerintah terhadap Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Riau Surakarta.

Dijelaskanya, pada bulan Juni kemarin kita sudah mencoba berkomunikasi dengan pak Gubernur Riau namun karena kesibukan beliau yang sangat padat sehingga tidak bisa bertemu dengan mahasiswa Riau Solo, akhirnya kami meminta arahan untuk bisa bertemu Sekda. 

"Dan pada tanggal 3 Juli 2020 kemarin kita sudah bertemu dengan pak Sekda Yan Prana Jaya. Setelah 1 bulan kita tunggu belum juga mendapatkan kejelasan yang pasti terkait perpanjangan kontrak ini," bebernya.

Di Kota Solo khususnya, Provinsi Riau terkenal dengan sumber daya alam yang melimpah ruah, "Di atas minyak di bawah minyak" begitulah kawan-kawan dari organisasi daerah lain yang ada di Solo menyebutkan kepada kami. 

"Namun untuk hal perpanjangan sewa kontrak asrama saja gak bisa, betapa malunya kita," imbuhnya.

Kalaulah pada akhirnya pemerintah tidak serius untuk segera mengambil tindakan untuk mahasiswa Riau Solo, sehingga akhirnya kita diusir oleh pemilik rumah, maka ini adalah malu besar, bukan kami saja IKPMRS sebagai duta Riau yang ada di Solo melainkan ini juga dosa besar pemerintah Provinsi Riau terhadap mahasiswa. 

"Namun yang pasti pabila itu terjadi, tentunya kami sebagai mahasiswa Riau tidak akan tinggal diam," pungkasnya.(Ir/har)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
Tim Gabungan di Rohul Gelar Razia Masker
Kadiskes Riau Ingatkan Masker Kain Maksimal Digunakan 4 Jam
Lakukan Himbuan AKB, Bhabinkamtibmas Pangkalan Kerinci Sambangi Warga
Tak Pakai Masker, 83 Orang Terjaring Patroli Yustisi Polsek Tenayan Raya
Kasus Covid-19 Meningkat, Masjid Al Aqsa Kembali Ditutup

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter