Home  / Peristiwa
Warga Minta Tenaga Kerja Asal Sumsel Dirapid Test Sebelum Masuk ke PT IKPP
Selasa, 14 Juli 2020 | 17:09:03
istimewa
SIAK, riaueditor.com - Salah seorang warga yang berada di areal mess milik PT NPE, di jalan Datuk Sri Maharaja atau Kesehatan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, meminta pendatang yang diinformasikan sebagai tenaga kerja yang akan dipekerjakan di PT IKPP dalam rangka Machine Shutdown, untuk di rapid test serta di swab.

Hal itu menurutnya, karena daerah asal yang bersangkutan yakni propinsi Sumatera Selatan masih banyak terdeteksi penderita Covid-19.

"Mereka datang pun tak ada konfirmasi ke ketua RT bahkan lurah. Dan mereka kabarnya dari Sumatera Selatan. Ada sekitar lebih dua puluh orang yang berada di Mess itu. Kalau nggak salah sudah seminggu mereka di sini. Hendaknya Pemerintah menyikapi hal ini," ujar sumber sembari meminta namanya tidak disebutkan, Selasa (14/7/2020) siang.

Berdasarkan informasi tersebut, wartawan mendatangi Mess milik PT NPE yang berlokasi di depan kantor Pemadam Kebakaran Kecamatan Tualang. terlihat sekitar 30-an tenaga kerja asal Sumatera Selatan yakni Kabupaten OKI atau Ogan Komering Ilir, berada di Mess di 2 unit rumah toko (ruko).

Sementara itu, Hendra yang menjadi penyalur tenaga kerja untuk PT NPE tersebut menyampaikan bahwa keseluruhan tenaga kerja yang dibawanya sudah menjalani Rapid Test di daerah asalnya dan PT NPE.

"Sudah di rapid test dan kita anjurkan mereka juga harus miliki surat keterangan kesehatan," kata Hendra.

Ketika ditanyakan apakah Hendra telah melaporkan keberadaan ke 30 orang yang dibawanya ke kecamatan Tualang, agar dilaporkan kepada RT atau Kelurahan, Hendra mengaku sudah dilakukan oleh perusahaan tersebut.

"Sudah dilaporkan mungkin oleh PT kami," katanya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Kelurahan Perawang drg Nendra saat dikonfirmasi terkait ke tiga puluh orang yang keseluruhannya berjenis kelamin laki-laki itu apakah telah dicek kesehatannya, drg Nendra mengaku telah berkoordinasi dengan pihak IKPP bahwa pengecekan kesehatan dilakukan di klinik yang ditunjuk PT IKPP.

"Ya pak, untuk kontraktor IKPP kita sudah koordinasi sama pak Armadi Humas IKPP pak. Mereka di rapid tes di klinik IKPP dan selanjutnya diambil swabnya pak. Itu hasil koordinasi dengan pak Armadi pak," kata Kepala Puskesmas.

Awak media juga mempertanyakan hal protokol kesehatan tentang pendatang, kepada kepala puskesmas itu. Lagi-lagi dokter menyarankan wartawan bertanya ke pihak PT IKPP.

"Silahkan ditanyakan bang ke pihak IKPP," ujarnya.

Pihaknya mengaku memberikan imbauan terkait Protokol Kesehatan Covid-19 untuk semua lapisan masyarakat.

"Kalau kami dari puskesmas menghimbau maayarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan pak, dan ini kita kerjasama dengan berbagai pihak baik dari RT, Bhabinkamtibmas dan juga Babinsa serta relawan," pungkasnya.(man)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.riaueditor.com
BERITA TERKAIT:
118 ASN Terpapar Covid-19, Pemprov Riau Minta Pegawai Terapkan Protokol Kesehatan
Corona Menular Lewat Udara, Jaga Jarak Harus Lebih 1,8 Meter
Positif Corona, Putra Bungsu Wali Kota Jambi Meninggal
Update 21 September: Rekor Positif Covid-19 Bertambah 4.176 Jadi 248.852 Orang
Doni Monardo Ingatkan Pemda Persiapkan Hotel Untuk Pasien Positif Covid-19

Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU
Karirpad
free web site hit counter